YOG 2018: Ikhsan Gagal Samai Capaian Ginting

0
Sumber Gambar: Pantau.com

Atlet Indonesia yang turun di ajang Youth Olimpic Games 2018, Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay harus mengakhiri perjuangannya di cabang olahraga bulutangkis setelah di laga perempat final Ikhsan takluk dari lawannya asal India Lakshya Sen. Pada laga perempat final, Ikhsan takluk dua set langsung di tangan Lakshya Sen dengan skor 17-21, 19-21.

Ikhsan mengaku tak bermain dalam penampilan terbaiknya. Pemain berusia 18 tahun asal Tomohon ini mencoba untuk tampil lebih baik di game kedua. Namun kurang tenangnya di poin poin akhir membuatn Ikhsan tak dapat memperpanjang permainan.

“Di game pertama saya main kurang tenang, di poin-poin akhir saya sering terburu-buru ingin mematikan lawan. Saya mencoba untuk main lebih tenang di game kedua, saya sempat unggul, tapi saat saya mencoba menyerang, serangan saya tidak tembus. Saya banyak membuat kesalahan di game kedua,” kata Ikhsan seperti dilansir dari tribunnews.com (11/10/18).

Lebih lanjut menurut Ikhsan, lawan yang dihadapinya memiliki spesialisasi di pukulan sambung yang cepat sehingga dirinya merasa kewalahan di sektor tersebut.

“Kelebihan lawan adalah pukulan sambungannya cukup cepat, saat dia bergerak dari belakang lalu maju ke depan. Sedangkan dari saya, masih banyak yang harus diperbaiki, serangan, pertahanan serta ketenangan harus ditingkatkan lagi,” tambah Ikhsan.

Rasa kecewa dirasakan betul oleh Ikhsan, karena dirinya tidak bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia di usia juniornya. Ia pun bertekad di ajang junior lainnya akan lebih bersemangat latihan hingga mendapat hasil yang luar biasa. “Kalau kecewa, sudah pasti kecewa, saat kalah, saya cuma bisa diam. Saya berpikir bahwa ini adalah tahun terakhir saya bermain di kelas junior dan saya tidak bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Semoga saya bisa mendapat hasil yang lebih baik di WJC (World Junior Championships)” tutur Ikhsan yang akan bertanding di WJC pada November depan di Toronto, Kanada.

Di ajang Youth Olimpic Games sendiri, Ikhsan juga bermain di nomor beregu yang anggota grupnya ditentukan oleh panitia penyelenggara YOG. Ikhsan mewakili tim Sigma dan bermain di kelas tunggal putra melawan Nguyen Nhat dari Irlandia, melawan Nguyen Nhat Ikhsan harus kandas dengan skor 22-33. Sedangkan di nomor ganda putra, Ikhsan bermain bersama Cristian Savin dari Republik Moldova, mereka ditundukkan pasangan Nguyen Nhat/Kettiya Keoxay (Irlandia/Laos) dengan skor 47-55. Dengan hasil itu, Ikhsan belum bisa menyamai rekor Anthoni Ginting, pebulutangkis Indonesia yang meraih medali perunggu di ajang yang sama pada 2014 silam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here