Utut Adianto, Menanti Lahirnya Grand Master Baru

0
Utut Adianto, sumber gambar: mustikayasa-news.com

Nasionalisme bisa tumbuh bila melihat bendera Merah-Putih kecil di samping papan catur,” – Utut Adianto (majalah.gatra.com).

Utut Adianto adalah Grandmaster Super Catur asal Indonesia. Pada bulan Januari 1997, pria yang berasal dari Jakarta ini meraih Elo Rating tertinggi yang pernah diraih pecatur Indonesia, yakni 2615. Pria kelahiran 16 Maret 1965 ini meraih gelar master saat masih berusia 21 tahun.

Utut Adianto mengenal cara bermain catur dari kakaknya. Di antara permainan anak-anak yang digelutinya saat masih kecil seperti main kelereng atau layangan, Utut kecil lebih memilih permainan yang memakai logika, seperti main kartu dan catur. Saat usianya menginjak 8, anak keempat dari 5 bersaudara ini mengikuti kursus catur di Kencana Chees Club Jakarta. Keadaan ekonomi keluarga yang pas-pasan, membuat Utut kecil berjuang mewujudkan keinginannya menjadi pecatur.

Suatu hari sang ayah, Ngatidjo Adiprabowo menghadiahi buku My 60 Memorable Games karangan pecatur dunia Bobby Fisher. Dari situlah teori dan teknik memainkan bidak dari berbagai kitab catur dilahap Utut. Bisa dibilang, Utut termasuk generasi pertama pecatur Indonesia yang mempelajari catur bukan sekadar melalui kejuaraan. ”Saya juga membedah teknik lewat pendekatan ilmiah,” kata Utut yang memiliki IQ 128 ini, kepada Majalah.gatra.com.

Sejak saat itu, Satu per satu prestasi di catur pun berhasil diraih Utut. Setapak demi setapak, Utut Adianto meraih gelar Grandmaster (GM) saat ia berumur 21 tahun. Secara keseluruhan, Utut telah membela Indonesia di 94 kejuaraan. Prestasi terbaik Utut adalah menduduki peringkat 39 dunia dengan Elo rating 2615. Saat ini, Utut memiliki Elo rating 2566.

Sayangnya, prestasi yang diraih Utut Adianto belum mampu disamai bahkan dilewati oleh pecatur Indonesia lainnya. Utut mengharapkan akan lagi pecatur Indonesia yang mempunyai prestasi dunia.

“Jujur jika hadir di turnamen , melihat banyak peserta ikut kejuaraan, hati saya senang tapi sekaligus sedih dan ingin menangis. Senang lantaran olahraga catur sangat banyak diminati orang, tapi sedih karena hingga kini dari ratusan juta penduduk Indonesia belum mampu lahir lagi pecatur handal dengan prestasi dunia,” tutur Utut Adianto, seperti dikutip dari http://poskotanews.com.

Selamat ulang tahun bang Utut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here