Timnas Kapan Ke Olimpiade?  Ini Jawaban Dari PSSI

0

Timnas Indonesia dalam sejarahnya pernah sekali tampil di Olimpiade yakni pada tahun 1956. Namun sejak Olimpiade cabang sepak bola diikuti oleh Timnas U-23 sejak tahun 1992, Indonesia belum pernah lolos.

Oleh karenanya pihak PSSI tengah berusaha keras untuk menyusun program sejak dini yakni melalui timnas U-16 didikan pelatih Fachri Husaini. Sekretaris Jendral PSSI, Ratu Tisha membeberkan bahwa para pemain Timnas Indonesia U-16 telah membuat komitmen yang ditulisnya pada selembar kertas sebelum turun di Piala Asia 2018.

Komitmen dari anak anak masa depan Indonesia itu diakui Tisha akan terus menjadi semangat dan melekat kepada diri pemain masing-masing yang tujuannya Indonesia bisa lolos ke Olimpiade 2024.

“Maka dari itu sebelum pertandingan U-16 kemarin, dari federasi bersama tim nasional, anak-anak ini khususnya telah membuat satu komitmen kecil yang dituliskan di selembar kertas, biarlah apa isinya itu menjadi rahasia kita,” kata Tisha dilansir dari tribunnews.com (03/10/18).

“Namun itulah komitmen kita untuk terus fokus dan jawabannya nanti ada di target kita untuk mempersembahkan olimpiade bagi Indonesia di tahun 2024,” sambungnya.

Lebih lanjut Tisha mengatakan melalui anak anak usia muda itu, PSSI berkeyakinan kuat mereka bisa menularkan nilai nilai positif dalam sepakbola seperti respek, disiplin dan sportifitas tinggi kepada setiap anak anak usianya. Sehingga anak anak yang lain akan terpacu menjadi yang terbaik.

“Anak-anak ini kita harapkan menjadi inspirasi Timnas Indonesia U-16 untuk kembali nanti berkompetisi di klubnya masing-masing, kembali ke sekolah, kembali menjadi salah satu bagian dari elemen masyarakat yang bisa menunjukan nilai-nilai sepakbola yaitu respek, disiplin dan sportifitas,” ujar Tisha.

Tisha juga mencontohkan kepada anak anak U-16 agar jangan seperti timnas Nigeria U-17 yang sukses meraih lima gelar bergengsi namun di Piala Dunia kemarin hasilnya kurang apik. Tisha pun menilai ekosistem sepakbola yang baik di level usia dini akan mulai digarap sehingga diharapkan muaranya untuk timnas jangka panjang.

“Perjalanan kita tidak berhenti sampai di sini, jangan kita menjadi catatan U-17 Nigeria yang sukses 5 kali, namun di world cupnya tidak karena perjuangan kita menuju rangking 25 besar dunia di tahun 2045  dimulai dari kaki-kaki anak-anak kita ini yang harus dibantu dengan ekosistem sepakbola yang baik di sekitarnya,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here