Tim Menembak Belum Puas Kirim Satu Atlet ke Olimpiade 2020

0
Sumber Foto: wartaekonomi.co.id

Tim Indonesia dari cabang olahraga menembak, saat ini masih menunggu ketentuan dari jatah wildcard untuk Olimpiade Tokyo 2020. Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) menyakini mereka punya peluang besar dari sini.

Menembak sendiri, sebenarnya sudah memiliki satu wakil di Olimpiade Tokyo 2020. Dia adalah atlet muda potensial Vidya Rafika Rahmatan Toyyiba, yang lolos lewat nomor 10 M Riffle Women.

Gadis berusia 18 tahun tersebut berhasil meraih tiket Olimpiade, setelah skornya berhasil melewati limit minimal kualifikasi Olimpiade. Hasil tersebut diraih Vidya saat dia tampil di Asian Shooting Championship di Doha Qatar pada November 2019 lalu. Vidya mengumpulkan skor 625, 4, sedangkan batas minimum di Asia adalah 625. Namun rupanya, raihan Vidya belum memuaskan pengurus PB Perbakin. Mereka masih mencoba memburu jatah dari tiket undangan.

“Untuk menembak, perebutan kuota sudah habis. Kami sekarang tunggu wildcard. Kami harap bisa dapat di nomor 10 M Air Rifle men dan mixed team Air Rifle,” kata Ketua Umum PB Perbakin, Joni Supriyanto, di kawasan Senayan, seperti dilansir dari Detik.com.

Joni memiliki keyakinan bahwa menembak bisa mendapatkan jatah tiket tersebut, karena slotnya memang masih terbuka dan belum digunakan.

Melansir aturan dari kualifikasi Olimpiade 2020 menembak, aka nada 300 kuota yang bisa direbut masing – masing National Olympic Committee (NOC). Jatah tersebut akan diambil dari berbagai kejuaraan ISSF yang sudah digelar dari 1 September 2018 hingga 31 Mei 2020 mendatang.

Tapi masih ada 24 tempat yang tersedia untuk NOC yang memenuhi syarat undangan masing-masing nomor. Jatah ini baru bisa ketahuan pada 2 Juli 2020.

“Masih, masih bisa kita mendapatkannya,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here