Tanpa Pelatnas dan Fasilitas Minim, Diananda Choirunisa Tetap Fokus Berlatih

0

Tanpa adanya pelatnas tidak menyurutkan semangat atlet panahan Tim Indonesia yang sudah mengunci tiket Olimpiade Diananda Choirunisa untuk tetap rajin berlatih. Kegiatan berlatih terpaksa harus berhenti sementara, karena pandemi Covid-19.

Dengan kondisi tempat berlatih yang minimalis di rumah sendiri, Diananda yang sudah terbiasa latihan di tempat standar dengan target 30 dan 70 meter, namun kini ia hanya bisa berlatih dengan target maksimal hanya sejauh 20 meter.  

“Di rumah kalau ada target, tapi jaraknya paling jauh 20 meter. Sehari-hari juga latihan hanya drilling atau memanah sebanyak-banyaknya,” kata Diananda dalam seperti dilansir dari Jawapos.com.

Agar selalu bisa menjaga kelenturan otot, serta juga mengasah teknik memanahnya, seringkali perempuan berusia 23 tahun tersebut, harus melakukan latihan memanah, dengan menggunakan karet, menjelang waktu istirahat.

“Latihan pakai karet sebelum tidur. Lalu visualisasi meditasi juga penting untuk atlet panahan,” kata peraih tiga emas SEA Games itu.

Pemanah yang mendapat perak di nomor recurve Asian Games 2019 tersebut, mengungkapkan, bahwa berlatih mandiri di rumah, rajin dilakukannya dalam dua sesi, yaitu pagi dan sore hari.

Pada pagi hari latihan lebih menitik beratkan kepada fisik, seperti bersepeda, push up, sit up dan backup, sementara latihan teknik dan memanah dijalankan pada sore hari.

Sebelumnya, panahan sudah berhasil mendapat dua tiket ke Olimpiade Tokyo, di nomor recurve putra dan putri. Hasil ini didapat,seusai mengikuti Kejuaraan Dunia di Belanda pada 2019. 

Diananda dan rekan – rekannya, semestinya masih bisa mengamankan satu slot tambahan di nomor recurve beregu pada Kejuaraan Dunia di Berlin, Jerman Juni 2020 mendatang. 

Namun sayang, kejuaraan kualifikasi terakhir menuju Olimpiade Tokyo tersebut sudah diputuskan untuk ditunda, hingga waktu yang tidak ditentukan akibat pandemi global Covid-19.

Soal ditundanya Olimpiade Tokyo setahun ke depan, Diananda mengaku tidak mempermasalahkan sama sekali, ia mengaku akan mengambil hikmah dari peristiwa tersebut. 

“Pertama (dengar kabar Olimpiade ditunda) kaget. Tapi ambil sisi positifnya saja jadi persiapan saya bisa lebih panjang,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here