Tunggu Jadwal Pelatnas, Renang Sudah Tentukan 8 Atlet Proyeksi Olimpiade

0
Sumber Gambar: Humas PRSI / Tribun News

Renang sudah bersiap untuk menggelar Pelatnas. Bahkan Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) sudah menentukan nama 8 atlet yang akan bergabung dengan Pelatnas. Hanya saja saat ini PRSI masih berkoordinasi untuk bisa menentukan kapan mulai pemusatan latihan dengan proyeksi kualifikasi Olimpiade tersebut.

Pandemi covid-19 lah, yang membuat renang masih belum bisa memastikan kapan start untuk Pelatnas. PRSI sendiri saat ini masih menunggu kepastian dan jawaban dari pengelola Gelora Bung Karno (GBK), yang tengah berkomunikasi dengan Pemprov DKI Jakarta, Kemenpora dan Gugus Tugas Covid-19.

Kabid Binpres PRSI Wisnu Wardhana mengatakan pihaknya siap jika memang diharuskan membuat ajuan resmi untuk bisa menggunakan Stadion Akuatik GBK, dalam rangka menggelar Pelatnas. Karena, menurutnya, memang di masa pandemi seperti ini memang banyak yang harus dikoordinasikan, utamanya soal protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah melalui Kemenpora.

“Kami mohon bantuan juga teman-teman di Kemenpora, semoga bisa secepatnya terlaksana. Tapi tetap kami utamakan prosedur yang ada,” ujar seperti dikutip dari Republika.

Saat ini, PRSI menurut Wisnu juga sudah mengunci delapan nama perenang yang diproyeksikan mengikuti Pelatnas Olimpiade Tokyo. Mereka adalah, I Gede Siman Sudartawa, Triady Fauzi, Azzahra Permatahani, Armandio Tangkas, dan beberapa nama lainnya.

Kepada rekan – rekannya di PRSI daerah Wisnu juga menyampaikan, bahwa mereka harus benar – benar memperhatikan dan melaksanakan dengan detail protokol kesehatan yang sudah diberikan oleh pemerintah, dalam melaksanakan kegiatan pelatihan renang khususnya.

“Kami juga sadar semua kegiatan di kolam terhenti. Saya berharap semua atlet bisa tetap menjaga kebugaran dengan latihan mandiri. Semoga dengan adanya kelonggaran PSBB ini bisa dijadikan awal yang baik, tentu harus sesuai protokol kesehatan,” jelas Wisnu.

Soal jadwal kualifikasi Olimpiade Tokyo, diakui Wisnu sudah ada penjadwalan ulang dari federasi. Sementara, berbagai event renang lainnya di belahan dunia juga masih terbatas, dan belum bisa dimulai, karena banyak negara masih belum bisa menerima tamu dari negara lain, karena alasan keamanan kesehatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here