Sukses Cetak Sejarah Tim Polo Air Indonesia Amankan Posisi Pelatih

0

Kesuksesan Tim Polo Air Putra Indonesia dengan prestasi emas di SEA Games 2019 Filipina, menjadi tonggak sejarah bagi Tim Indonesia. Karena ini merupakan kali pertama Pasukan Merah Putih bisa meraih medali emas dari cabang polo air, sepanjang sejarah Indonesia di pentas multi event level Asia Tenggara tersebut.

Bukan hanya satu catatan sejarah. Di samping emas perdana, torehan ini juga merupakan sejarah fenomenal, dimana Ridjkie Mulia dan rekan – rekannya, berhasil mematahkan dominasi tim polo air Singapura yang selalu berhasil mendapatkan emas sepanjang 27 edisi SEA Games sejak 1965 lalu.

Indonesia sendiri baru turun berlaga di polo air sejak 1977, dan inilah kali pertama berhasil mengalahkan Singapura. Selain juga Indonesia kini jadi negara kedua yang meraih emas polo air di SEA Games, selain Singapura.

Catatan bersejarah ini, langsung disambut baik oleh Ketua Umum PB PRSI, Anindya Novyan Bakrie. Anin sapaan akrabnya, menyebut prestasi ini adalah momen bangkitnya polo air Indonesia di level internasional.

Anin pun menegaskan, bahwa emas SEA Games tidak akan membuat dirinya berpuas diri. Ia memberikan target bahwa berikutnya tim polo air Indonesia, bisa berbicara banyak di level Asia.

“Setelah kita bisa mendominasi ASEAN, berikutnya di level Asia kita juga perlu tingkatkan. Mudah-mudahan dengan pelatih yang berskala internasional akan membuat kita terus menjadi lebih kompetitif,” ungkap Anin, seperti dikutip dari vivanews.

Anin juga memastikan bahwa posisi pelatih Milos Sakovich pun kini sudah aman, dan bisa terus fokus untuk meningkatkan kemampuan skuat polo air Indonesia. Apalagi memang kontrak Milos dan PRSI terhitung panjang, sejak tahun 2017 yang lalu.

“Saya rasa yang sudah berjalan baik dilanjutkan dan yang kurang harus diperbaiki. Istilahnya ini belum selesai, kita ini baru mulai, tapi intinya jangka panjang dan kita harapkan (coach Milos) bisa mencetak pemain yang berbobot,” ujar Anin.

“Insya Allah (kontrak coach Milos diperpanjang), kondisi tim dan pelatih juga kita perkuat. Makanya, kita akan sosialisasikan untuk jangan tanggung karena kita harus melangkah lebih jauh,” jelas Anin.-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here