Stadion Madya Gelora Bung Karno dari Dekat

0

Menjelang hajatan Asian games 1962, Indonesia membangun kompleks olahraga lengkap di daerah Senayan. Sebagai pelengkap stadion utama, pemerintah membangun stadion untuk renang, tenis, dan Stadion Madya yang khusus dipakai untuk cabang olahraga atletik. Senayan, dipilih sebagai tempat pembangunan kompleks olahraga, karena berada di antara pusat kota dan daerah yang sedang berkembang saat itu, Kebayoran Baru.

Dilansir goodnewsfromindonesia.id, Stadion Madya (sebelumnya disebut Small Training Football Field (STTF)) berkapasitas 20.000 penonton selesai dibangun pada bulan Desember 1961. Stadion ini berdiri di area seluas 1.75 hektar dengan sumbu panjang 176.1 meter, sumbu pendek 124.2 meter dan dilengkapi dengan 2 tribun; tribun barat dengan kapasitas 8.000 penonton dan tribun timur dengan kapasitas 12.000 penonton.

Saat ini, Stadion Madya hanya berkapasitas 10.000 orang penonton. Stadion ini juga mengalami renovasi untuk menyambut Asian Games 2018. Meskipun telah berubah menjadi stadion berstandar internasional, tampilan luar Stadion Madya akan tetap dipertahankan. Ini karena Stadion tersebut merupakan salah satu bangunan cagar budaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here