Siman Sudartawa, dan Dukungan dari Sang Orang Tua

0
I Gede Siman Sudartawa, Sumber: www.rappler.com

Ketika Siman duduk di bangku sekolah dasar di SDN 1 Semarapura Kangin, ia minta izin ikut ekstrakurikuler renang di sekolahnya. Ia ketika itu sangat ingin bisa renang, setelah melihat teman-temannya berenang di kolam renang Lila Harsana Klungkung,” – Sri Karmini, ibu I Gede Siman Sudartawa (Tribun Bali).

Keberhasilan seorang manusia senantiasa tidak lepas dari dukungan manusia dan lingkungan sekitarnya. Begitu pula dengan para olahragawan. Dukungan lingkungan dan orang sekitar termasuk dukungan orang tua, bisa menjadi semacam bahan bakar untuk meraih kesuksesan di lapangan. Ini terjadi pada diri perenang Indonesia asal Bali, I Gede Siman Sudartawa. Lewat perjuangan yang keras dan juga dukungan orang tua, Siman Sudartawa berhasil menjadi tulang punggung tim Indonesia di cabang renang, pada beberapa event internasional.

Siman Sudartawa lahir dari pasangan I Ketut Sudartana dan Ni Made Srikarmini. Keduanya bukan atlit renang dan bukan keturunan perenang. Keinginan Siman untuk dapat berenang mengalahkan teman-temannya, membuat kedua orang tuanya rela memasukan anak mereka untuk berlatih renang di Denpasar. Di http://rim-tv.com tertulis, mereka harus menempuh Klungkung-Denpasar setiap hari.

Selain itu, pengorbanan orang tua atlet renang Indonesia kelahiran Klungkung, 8 September 1994 berlanjut saat Siman berjuang di level nasional. Seperti dilansir bolasport.com, keluarga Siman harus mengeluarkan uang dari kantong sendiri untuk bertanding di tingkat nasional. Kedua orang tua Siman pun menjual berbagai barang berharga, mulai dari perhiasan, mobil, tanah, hingga sapi untuk membiayai kompetisi yang diikuti Siman.

Sejak itu, karir berenang Siman Sudartawa mulai berkembang di kelas junior. Keadaan ini membuat ibunya mendorong supaya Siman pindah ke Jakarta, supaya teknik berenang pembawa bendera rombongan Indonesia di Olimpiade London 2012 dan SEA Games 2017 itu bisa berkembang. Sempat ditolak oleh Persatuan Renang Seluruh Indonesia, Siman akhirnya ditampung oleh mantan perenang nasional, Albert Sutanto yang kemudian menjadi pelatihnya.

Di bawah arahan Albert, prestasi Siman Sudartawa meroket, termasuk menyabet beberapa medali emas SEA Games dan mengikuti kejuaraan dunia renang FINA di Budapest pada tahun 2017. Dengan semua prestasi yang pernah diraihnya sampai saat ini, calon pembawa bendera tim Indonesia di Asian Games 2018 itu tidak pernah lupa kepada jasa orang tua, terutama sang ibu.

“Mama selalu beri dukungan buat saya. Sebelum dan sesudah tampil beliau selalu menghubungi saya,” kata Siman kepada http://bola.liputan6.com.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here