Selain Juara, Duet Fajar / Rian Torehkan 5 Rekor Istimewa Pada Korea dan Swiss Open 2019

0
Sumber: BolaSport.com

Tahun 2019 bisa dibilang tahunnya duet pebulutangkis Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Duet ganda putra Indonesia ini baru saja sukses menjadi juara Korea Open 2019 di Incheon Korea Selatan. Sebelum berpesta di Korea Selatan, duet berjuluk FajRi tersebut juga sukses menjadi fenomena di Siwss. Tepatnya setelah menjadi jawara di turnamen Swiss Open 2019 pada pertengahan bulan Maret lalu. Rentetan tersebut menjadikan Fajar/Rian menjadi kampiun dua kali berturut-turut di kalender kompetisi BWF World Tour 2019.

Tidak hanya berhenti disitu saja, Fajar/Rian juga memiliki sederet capaian membanggakan lain selama partisipasinya dikompetisi 2019. Apa saja itu? berikut ulasannya:

Selalu Menang Dua Set Tanpa ‘Deuce’ di Partai Final
Pada Swiss Open 2019, Fajar/Rian berhadapan dengan ganda putra asal Taiwan Lee Yang/ Wang Chi-Lin. Pada set pertama ganda Taiwan memberikan perlawanan ketat, namun eksekusi dingin dari Fajar mampu membuat Indonesia unggul 21-19. Sementara di set kedua mereka menunjukan dominasinya dengan skor telak 21-16. Kesuksesan tersebut mereka ulang kembali di Korea Open 2019. Tanpa basa-basi keduanya mengabisi ganda putra asal Jepang Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang) dengan skor mencolok 21-16 dan 21-17.

FajRi Rata-rata Hanya Butuh 45 Menit Untuk Akhiri Perlawanan Lawannya
Dilanisr dari BolaSport.com, pada turnamen BWF World Tour Super 500 Korea Open 2019 total menit bermain Fajar/Rian menyentuh208 menit. Sedangkan untuk menjadi jawara, ganda Putra berjuluk FajRi tersebut melakoni 5 pertandingan. Artinya, mereka rata-rata membutuhkan sekitar 45 menit sebelum menumbangkan lawannya. Atau 41,6 menit dalam setiap laga.

Fajar/Rian dan Kamura/Sonoda ternyata merupakan lawan lama.
Sebelum partai final Korea Open 2019 kedua ganda putra ini sudah bertanding sebanyak sembilan kali. Dari sembilan kali pertemuan tersebut ganda putra asal Jepang unggul sebanyak lima kali. Sedangkan sisanya merupakan kemenangan dari Fajar/Rian. Dan Minggu 29 Sepetember lalu Icheon Airport Skydome menjadi saksi bisu kemenangan Fajar/Rian atas Kamura/Sonodo. Sekaligus membuat keduanya imbang secara head to head 5-5.

Hanya Rasakan Sekali Rubber Game di Korea Open 2019
Rapor performa Fajar / Rian di Korea Open 2019 nyaris sempura. Tercatat mereka hanya sekali menjalani rubber game saat menghadapi ganda Tiongkok Ou Xuanyi/Zhan Nan. Kala itu mereka kalah di set pertama namun berhasil menang pada dua set terakhir.
Itu menjadi rubber game pertama dan terakhir yang dilakoni Fajar/Rian selama berlaga di Korea Open 2019. Artinya mereka mereka nyaris menyapu bersih kompetisi dengan dominasi dua gim langsung

Gelar Juara Patahkan Ekspetasi Publik
Dua kali juara BWF World Tour bukanlan sesuatu yang remeh. Artinya mereka sudah dua kali menjadi yang terbaik daripada yang terbaik. Namun diatas kertas Fajar dan Rian bukanlah pasangan yang diunggulkan.

Seperti saat Korea Open 2019, pasangan ganda putra asal Indonesia ini bertenger sebagai unggulan keenam. Dengan partisipasi lima unggulan diatasnya, FajRi diprediksi hanya akan sampai pada babak perempat final saja. Namun keduanya mampu mematahkan perkiraaan dengan nyaris selalu menang straight game. Mereka mampu menumbangkan unggulan pertama Marcus Gideon/Kevin Sanjaya alias Minion dengan skor 22-20, 21-17 dibabak perempat final.

Lalu dibabak semifinal mereka mendapatkan perlawanan sengit dari unggulan ketiga, ganda China Li Junhui/Liu Yuchen dengan dua set yang melelahkan 27-25, 22-20. Sementara di partai final mereka berhadapan dengan unggulan keempat asal Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here