Samantha Incar Gelar Grand Master

0
Sumber Gambar: Kompas.com

Pecatur belia Indonesia, Samantha Edithso mengincar gelar grand master catur. Pecatur asal Bandung ini sudah mendapatkan beberapa gelar di tahun 2018 ini. Diantaranya, Samantha pernah menjadi juara di kejuaraan internasional FIDE World Championship 2018 U-10 yang berlangsung di Minks, Belarusia. Terakhir, menjadi juara di World Cadet Chess Championships 2018 yang diselenggarakan di Kota Compostela, Spanyol.

Bakatnya memang sudah terendus di Kejuaraan Nasional 2016. Pecatur belia asal bandung ini bermain di kelompok Usia 17 dan berhasil menempati peringkat ke dua. Pada mulanya, Samantha berlatih catur sejak 6 tahun saat memilih catur sbagai kegiatan ekstrakulikurer sekolah.

Meski mengaku bahwa catur merupakan kegiatan untuk menyalurkan hobi saja, tapi Samantha tetap mengejar gelar Grand Master. Pecatur yang menyenangi kegiatan menggambar ini ingin menjadi grandmaster di usia 12 tahun.

“Target aku jadi grandmaster umur 12 tahun lebih sedikit,” aku Samantha, seperti dikutip dari Kompas.

Larry Edith sang ayah mengaminkan keinginan Samantha untuk menjadi grand master dalam waktu dekat. Kondisi ini bisa membuat Samantha meraih grand master di usia sangat muda dan bisa jadi menjadi yang termuda di dunia.

“Mungkin kita bisa bilang Samantha terlalu agresif. Tapi kita coba saja. Sekarang rekor grandmaster termuda itu 12 tahun 7 bulan. Jadi kalau bisa nembus itu mukjizat. Tapi kita cobalah,” ujar Larry.

Untuk mendapatkan gelar grand master, Samantha harus memiliki poin elo rating di atas 2.500, serta wajib melawan dan mengalahkan grandmaster catur internasional di 3 event khusus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here