Rivan Nurmulki Jadi Pebola Voli Pertama Tim Indonesia Yang Bermain di Klub Liga Jepang

0
Sumber Gambar: © instagram.com/rivannurmulki/

Masih menjadi hal yang langka hingga saat ini, bagi seorang atlet profesional Indonesia bisa memiliki karir di luar negeri. Salah satu yang kini akan mencoba peruntungan di negeri orang adalah pebola voli Tim Indonesia, Rivan Nurmulki yang kini bersiap ke Jepang untuk bergabung dengan klub Nagano Tridents.

Kesempatan berharga Rivan tersebut, berawal dari sebuah email dari pelatih Nagano Tridents Ahmad Masajedi kepada manajer Rivan Wibi Anhari. Pada Bulan Agustus 2020 yang lalu.

Setelah menerima tawaran tersebut, Rivan pun tidak berpikir panjang untuk tidak menerimanya. Dan kini, dia pun tengah bersiap untuk berangkat ke Negeri Matahari Terbit, dan menjadi pemain voli asal Indonesia pertama yang berkarir di Jepang.

’’Saya langsung bilang iya ketika pertama dikabari tawaran itu,” kata Rivan yang juga anggota polisi seperti dilansir dari Jawa Pos.

Sejatinya tawaran bagi Rivan untuk bermain di Jepang tersebut sudah ada sejak 2019 lalu, namun oleh PBVSI, pemain yang dibesarkan klub Surabaya Samator tersebut tidak mendapatkan restu.

Oleh PBVSI Rivan diminta lebih berkonsentrasi dalam persiapan bersama Timnas Indonesia menghadapi SEA Games 2019 Filipina. Pemain asli Jambi itu pun menuruti keinginan federasi.

Pengorbanan pemain berusia 25 tahun tersebut untuk tidak berangkat ke Jepang lebih awal itu pun tidak sia – sia. Dengan keberadaan Rivan sebagai opposite spiker di Timnas, Indonesia sukses merebut emas di SEA Games. Suatu hal yang tidak pernah dilakukan voli Indonesia sejak 2009.

Untuk Rivan sendiri, tawaran berkarir di Jepang juga dirasa hadir di saat yang tepat. Ketika Proliga 2020 tak bisa berjalan akibat pandemi Covid-19. Meskipun kini dia juga diburu waktu untuk menyelesaikan berbagai urusan dokumen dan administrasi yang diperlukan, sekaligus juga melatih fisik untuk menjaga kondisi. Karena V.LEAGUE Division 1 Jepang, kompetisi dimana Nagano Tridents bermain, akan mulai bergulir pada 17 Oktober ini. Diprediksi Rivan akan berangkat pada pekan ke-2 Oktober.

’’Sejak sepakat bergabung, saya mendapat materi latihan dari tim pelatih,” katanya.

Bersyukurnya, rencana keberangkatan Rivan ini langsung mendapat dukungan dari semua pihak. Mulai dari komandannya di kepolisian, rekomendasi dan restu dari PBVSI, serta juga persetujuan dari klub sebelumnya Surabaya Bhayangkara Samator.

”Sambil mengurus izin, kami juga mengurus visa untuk keberangkatan ke Jepang sejak 7 Agustus,” papar Wibi.

Nagano Tridents sendiri merupakan klub baru di Jepang.Mereka berdiri sejak 2018, di tahun tersebut Tridents langsung terjun ke Emperor Cup dan finish di posisi-9. Pada musim 2019, Tridents ambil bagian dalam V.LEAGUE Division 1 Jepang, dan menempati posisi juru kunci di peringkat ke-10.

Pada musim debutnya bersama Tridents saat ini, Rivan tidak pasang target tinggi untuk membawa klub barunya juara. Bertanding di Liga Jepang yang punya level lebih tinggi, sudah dinilai menjadi panggung bagi dirinya untuk bisa beradu skill sekaligus bisa belajar dari para pemain terbaik dunia.

Tim juga tak pasang target tinggi.

”Ya, pesannya yang penting main bagus,” ujarnya.

Menurut Wibi, Rivan nantinya akan bermain di Nagano Tridents selama dua tahun. Karena hal tersebut sesuai dengan kontrak yang sudah disepakati.

”Minimal paling sedikit dua tahun. Karena kami punya agreement dengan pihak sana yang tidak bisa saya bocorkan ya,” kata Wibi.

Langkah Rivan ini tentu diharapkan bisa menjadi pintu pembuka tak cuma bagi sesama pevoli, tapi juga atlet-atlet lain, dalam berkiprah di luar negeri sebagai atlet profesional.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here