Resmi Dikukuhkan, Pengurus Baru Anggar Target Atletnya Lolos Olimpiade Tokyo 2020

0

Asa tinggi mengiringi pelantikan Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) masa bakti 2018-2022 pada Sabtu (14/03) di Jakarta. IKASI dibawah kepemimpinan Agus Suparmanto menekankan tekadnya untuk bisa meloloskan atlet anggar ke Olimpiade Tokyo 2020.

Menurut Agus Suparmanto yang sudah memasuki periode kedua memimpin IKASI, dalam kepengurusan kali ini, ia menekankan target untuk bisa meloloskan atlet ke Olimpiade Tokyo 2020, selain juga perbaikan kualitas dan kuantitas SDM di organisasinya.

Ya target kita bagaimana meloloskan atlet ke Olimpiade Tokyo 2020,” ucap Agus, seperti dikutip dari Tribunnews.

“Jujur saja IKASI dalam hal ini SDM sangat minim. SDM tak hanya bicara atlet, pelatih, wasit juga pengurus baik di level pusat maupun daerah. Nah untuk pelatih kami mencoba mendatangkan pelatih berkualitas dari Korsel karena negeri gingseng ini prestasi anggarnya sudah mendunia,” lanjutnya.

Salah satu kendala yang dialami IKASI selama ini menurut Agus, adalah pelatih yang didatangkan dinilai kurang efektif dalam meningkatkan kemampuan dan prestasi atlet anggar. Karenanya, dipilih program untuk bekerja sama dengan Korea Selatan, dengan menggelar pemusatan latihan di sana.

“Dalam kerjasama ini IKASI memperoleh benefit yakni sebanyak 20 atlet mendapat fasilitas berlatih di Korea Selatan,” ujarnya.

Target IKASI untuk bisa meloloskan atlet ke Olimpiade Tokyo 2020 juga mendapat dukungan dari Ketua Umum KONI, Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman. Menurutnya, anggar memang punya potensi besar untuk bisa berbicara di level dunia. Apalagi memang grafik dari olahraga asal Prancis ini terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa waktu terakhir.

“Saya yakin dan optimis IKASI di bawah kepemimpinan Pak Agus Suparmanto bisa meningkat prestasinya dan suatu hari ada atlet anggar Indonesia yang menyumbang medali emas di olimpiade seperti bulutangkis. Dan di harapkan PB IKASI bisa menjadi rolmodel dalam tata kelola organisasi dan pembinaan prestasi,” pungkas Marciano.

Sebagai informasi dalam SEA Games 2019 Filipina, anggar memang masih gagal menyumbangkan 1 perak dan 1 perunggu, namun performa para atletnya menunjukkan peningkatan dan potensi. Hal tersebut dinilai Agus Suparmanto merupakan titik awal, hasil pembinaan di Korea Selatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here