Prestasi Bola Indonesia di Asian Games

0
banjarmasin.tribunnews.com

Asian Games 2018 akan digelar di Jakarta, Palembang, dan beberapa venue di Jawa Barat. Pesta olah raga ini akan dibuka 18 Agustus dan ditutup 2 September 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Seperti di tahun 2014, Indonesia mengirimkan tim sepakbolanya ke Asian Games. Mereka akan tergabung di grup A bersama Palestina, Hongkong, Laos, dan Chinese Taipei. Prestasi terbaik tim sepakbola Indonesia di Asian Games adalah meraih perunggu di tahun 1958. Selain itu, tim sepakbola Indonesia selalu pulang dengan tangan hampa.

Indonesia menjadi salah satu dari 5 negara yang mengikuti cabang sepakbola di Asian Games pertama di tahun 1951. Sayangnya, langkah tim Indonesia saat itu langsung terhenti di pertandingan pertama. Dalam turnamen yang yang menggunakan sistem gugur tersebut, Indonesia tersingkir setelah dikalahkan tim tuan rumah India 0-3.

Langkah Indonesia di Asian Games selanjutnya sedikit lebih baik. Lolos dari babak grup, termasuk membabat juara bertahan India 4-0, Indonesia lolos ke semifinal. Sayangnya, Aang Witarsa dkk gagak menahan laju tim Tiongkok di semifinal. Hasil ini berlanjut di perebutan tempat ketiga yang digelar di Rizal Memorial Stadion, Manila. Indonesia menyerah di tangan Birma 4-5.

Barulah di Asian Games 1958, Indonesia berhasil membawa medali. Setelah lolos dari babak penyisihan dan perempat final, lagi-lagi, tim Indonesia kalah dari Tiongkok di semifinal. Untunglah di perebutan tempat ketiga, Indonesia berhasil mengalahkan India 4-1.

Setelah itu, prestasi sepakbola Indonesia tidak juga membaik. Di tahun 1962 saat Indonesia menjadi tuan rumah misalnya, Indonesia malah tersingkir di babak grup. Di tahun 1966, Indonesia tertahan di babak perempat final saja. Prestasi yang diulang di Asian Games selanjutnya, tahun 1970.

Di tiga Asian Games selanjutnya, Indonesia tidak mengirimkan tim sepakbola yaitu di tahun 1974, 1978, 1982. Tetapi di tahun 1986, Adolf Kabo dan rekan-rekan membuat kejutan dengan membawa Indonesia menempati urutan 4 kejuaraan. Prestasi ini tidak membuat Indonesia kembali mengirim skuad ke Asian Games selanjutnya.

Di 6 Asian games berturut-turut, Indonesia tidak mengirimkan tim sepakbolanya, dari tahun 1990 sampai 2010. Barulah di Asian Games 2014, nama Indonesia tercantum di antara tim-tim sepakbola yang berlaga di Korea Selatan. Sebenarnya Indonesia bisa lolos dari hadangan grup, akan tetapi, Indonesia akhirnya tersingkir di babak 16 besar setelah dikalhakn Korea Utara. Sebagai prestasi lain, Ferdinand Sinagar tercatat sebagai top scorer turnamen dengan 6 gol.

Catatan-catatan ini menjadi pijakan prediksi sampai sejauh mana Indonesia akan berbicara di Asian Games 2018 ini. Walaupun bertindak sebagai tuan rumah, secara realistis Indonesia tidak terlalu diharapkan bisa mencapai target yang ditentukan, bahkan menjadi juara di kejuaraan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here