PP Pordasi Mulai Siapkan Tim Berkuda Untuk Sea Games 2019 Filipina

0
Sumber Gambar: IDN Times

Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi) tengah bersiap melakukan pembentukan tim nasional equestrian untuk SEA Games 2019. Cabang olahraga berkuda, khususnya disiplin berkuda ketangkasan atau equestrian, termasuk yang sudah pasti akan dipentaskan di SEA Games 2019 di Filipina.

Ditemui saat menyaksikan gelaran hari kedua turnamen berkuda ketangkasan Cinta Indonesia Open XI-2019, di APM Equestrian Centre, Tangerang, Banten, Ketua Umum PP Pordasi Mohammad Chaidir Saddak, mengungkapkan bila pihaknya akan melakukan berbagai cara untuk meningkatkan performa rider dan kudanya untuk lebih mendukung penampilan terbaik mereka di kompetisi berkuda ketangkasan SEA Games 2019 Filipina tersebut.

“Kita yang akan langsung meng-handle, dari mulai menentukan rider yang layak masuk tim bayangan dan kemudian tim inti. Tentu hal itu akan dilakukan sesuai dengan regulasi atau kebijakan yang akan kita buat dengan sebaik-baiknya,” ungkap Chaidir, dilansir dari tribunnews.

Dirinya menjelaskan, bila nantinya secara berkala akan dilakukan tes kesehatan untuk rider dan kudanya masing-masing. Hal ini patut dilakukan guna mendeteksi dari awal kemungkinan adanya ‘gangguan’ pada kuda yang selama ini kerap dianggap remeh.
“Semua biaya yang berkaitan dengan tes kesehatan rider dan juga tentunya menjadi tanggungjawab PP Pordasi juga,” ujarnya.

Dia juga menuturkan, telah berkoordinasi dengan pihak Datasemen Kavaleri Berkuda (Denkavkud) TNI-AD di Parongpong, Lembang, untuk menjajaki kemungkinan Denkavkud menjadi ‘kawah candradimuka’ bagi rider-rider dan kuda-kudanya dalam menjalani pemusatan latihan menjelang keberangkatan ke Filipina. Dalam konteks itu, tidak tertutup kemungkinan jika para rider juga akan memperoleh tambahan gemblengen secara fisik.
Sementara terkait dengan pembentukan timnas untuk SEA Games 2019 itu sendiri, Chaidir menyebut bila saat ini tengah merancang formula yang ideal.

“Pak Jose (Rizal Partokusumo) selaku wakil ketua umum bidang equestrian yang diserahi untuk membuatnya. Pastinya, kita berharap, pola atau formula pembentukan timnas equestrian ini bisa diterima oleh semua pihak. Goal kita cuma satu, bagaimana kita bisa bawa pulang medali emas dari sana, bahkan maunya dari setiap kelas ada medali,” paparnya optimis.

Equestrian SEA Games 2019 Filipina memperebutkan empat medali emas, dari Dressage perorangan dan beregu serta Jumping perorangan dan beregu. Timnas Indonesia luput menggapai medali dari SEA Games 2017 di Malaysia, dan kemudian gagal pula merebut satu medali perunggu pun dari enam set medali yang diperebutkan di Asian Games XVIII/2018 lalu.

“Mungkin saja nantinya kita perlu sentuhan pelatih asing, tetapi mungkin akan lebih kita fokuskan untuk membantu melalui coaching-clinic, sehingga dana yang dikeluarkan tidak terlalu besar,” ungkapnya.

Saat pembentukan timnas berkuda Asian Games XVIII/2018 lalu, dilibatkan tidak kurang dari lima pelatih yang diperbantukan untuk rider Dressage, Jumping dan Eventing. Dari keterangan Jose, perekrutan rider ke timnas akan dipantau dari pencapaian mereka di berbagai event yang diikutinya, serta beberapa aspek lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here