Pemain Andalan Timnas U-16 Ini Siap Berkarir Di Eropa

0
Sumber Gambar: Bola.com

Pasca tampil energik di ajang Piala AFF U-16 lalu, timnas U-16 akhirnya resmi dibubarkan, dan setelah perjuangan mereka terhenti di babak perempat final Piala AFC U-16 2018, setiap penggawa timnas kembali ke rumah masing masing.

Namun dari timnas U-16 itu, ada dua penggawa mereka yakni Rendy Juliansyah dan Andre Oktaviansyah berencana ingin berkiprah di tanah Eropa.

“Insya Allah saya akan mencoba ke luar negeri. Untuk ke mana masih belum bisa saya katakan. Pokoknya saya ke Eropa,” ujar pemain ASIOP Apacinty itu melansir dari bola.com (24/10/18).

Kabarnya Rendy akan menjajal klub yang ada di liga Spanyol yakni Leganes. Leganes sendiri pada musim 2016 merupakan tim debutan, tercatat di musim 2016, klub berjuluk Pepineros itu turun di kompetisi tertinggi Spanyol, La Liga.

Tidak hanya Leganes saja yang bakal menjadi tempat trial bagi Rendy, namun kabar terbaru ada dua klub lain di Eropa yang juga bakal di coba oleh pemain asal Jakarta ini.
Sementara gelandang Timnas Indonesia U-16, Andre Oktaviansyah, juga memiliki keinginan bermain di luar negeri. Hanya saja saat ini ia ingin lebih dulu fokus bersama PS Tira U-16.

“Kalau rencana jangka pendek saya mau bermain di Indonesia dulu. Masih ingin main di Indonesia. Nanti semoga di usia 17 atau 18 tahun baru akan bermain di Eropa,” kata gelandang Timnas Indonesia U-16 itu.

Setelah satu setengah tahun bersama, tim asuhan pelatih Fakhri Husaini ini dibubarkan dan para pemain dibebaskan untuk meneruskan karir mereka masing masing. Melihat kondisi tersebut sejumlah kompetisi bisa menjadi pilihan bagi para pemain Timnas Indonesia U-16, baik Liga Topskor U-17 2018/2019 maupun Elite Pro Academy U-16 2018 yang baru digelar PSSI. Andre Oktaviansyah kini bersama dengan PS Tira U-16 mengikuti Elite Pro Academy U-16.

Fakhri berharap para pemainnya menyebar di klub-klub yang berbeda dan terus mengikuti kompetisi. Karena dengan menyebar di klub yang berbeda, karena dengan cara itulah, setiap pemain akan lebih tertantang.

“Saran saya sebagai mantan pelatih mereka, saya tidak merekomendasi mereka jadi satu, mereka harus disebar, dengan begitu mereka akan lebih tertantang dari pemain lainnya,” kata Fakhri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here