Peluang Besar Karateka Cok Istri Agung Sanistriyani Untuk Lolos Olimpiade 

0
Sumber gambar: Tribunnews/Grid.id

Kans atlet karateka nasional Cok Istri Agung Sanistriyani untuk tampil di Olimpiade masih terbuka. Dengan syarat, atlet putri asal Bali tersebut harus mengikuti Babak Kualifikasi Olimpiade di Paris, Prancis.

Hanya saja hingga saat ini, jadwal pelaksaan terbaru masih belum dikeluarkan.

Coki, begitu  Cok Istri akrab disapa, membeberkan, bahwa peluangnya sendiri cukup besar untuk bisa melenggang ke Tokyo pada 2021. Sebagai catatan, untuk bisa mengunci tiket Olimpiade, Coki minimal harus menempati posisi tiga besar di turnamen kualifikasi.. Hanya saja ada tantangan lain yang juga harus ditaklukkan Coki dalam kejuaraan tersebut.

”Masalahnya ada dari kelas bawahku yang ikut. Kalau pesaing dari kelasku sendiri, sudah sering bertemu di berbagai kejuaraan. Nah, yang (kelas, Red) di bawahku ini yang tidak tahu kemampuannya seperti apa,” kata Coki, seperti dilansir dari Jawapos.com

Pada penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020, beberapa kelas kumite akan digabung. Coki sendiri yang spesialis di kelas -55 kg, akan bersaing dengan karateka dari kelas -50 kg. Dua kelas tersebut akan dijadikan satu nomor pertandingan.

”Di kelas -50 kg sudah ada yang punya nama besar. Tetapi, ada juga yang belum, tetapi bisa saja mereka diturunkan. Ini yang kira-kira perlu hitung-hitungan yang matang. Selain itu, sering lihat gaya tanding mereka lewat video,” kata peraih perunggu Asian Games 2018 itu.

Dengan adannya penundaan turnamen kualifikasi, Coki merasa kini memiliki waktu yang lebih banyak untuk bisa mempersiapkan diri, terutama memperbaiki banyak kekurangan dalam dirinya.

”Untuk pelatnas, belum jalan lagi. Sekarang lagi latihan fisik. Sebenarnya perlu juga buat latihan teknik dan strategi. Hanya, latihan itu butuh sparing. Kalau kondisi seperti ini, masih tidak memungkinkan,” ujarnya.

Sementara ini, Coki memang berlatih mandiri di rumah. Meskipun begitu, dia tetap optimis bahwa usaha kerasnya akan membawa hasil manis, dengan lolos ke Olimpiade.

”Target bisa lolos, entah itu masuk peringkat ketiga sekalipun,” imbuhnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here