Pelatnas Berjalan, PB PASI Target Loloskan Lima Atlet ke Olimpiade Tokyo 2021

0
Sumber Gambar: bola.kompas.com

Setelah menempatkan satu nama di perhelatan utama Olimpiade Tokyo 2021, yaitu sprinter Lalu Muhammad Zohri. Saat ini PB PASI masih terus berupaya meloloskan dua hingga empat atlet lain untuk mendampingi pelari asal NTB tersebut.

Target tersebut Manajer Timnas Atletik Mustara Musa saat mendampingi atlet Pelatnas ketika berlatih di Stadion Madya, Komplek Olahraga GBK, Senayan Jakarta, Rabu (23/09).

“Sejauh ini kita tetap fokus menyelesaikan program pelatnas hingga Desember 2020 untuk persiapan di tahun 2021 yakni kualifikasi olympic,” kata Mustara, dilansir dari Antaranews.

Pihak PB PASI juga masih terus bekerja keras agar bisa meloloskan lebih banyak lagi atlet atletik dari kualifikasi Olimpiade Tokyo.

“Kita sudah ada satu yang lolos kualifikasi olimpiade atas nama Lalu Muhammad Zohri (nomor lari 100 meter) dan kita sedang mengupayakan dua hingga empat atlet yang diproyeksikan mengikuti babak kualifikasi Olimpiade termasuk untuk persiapan SEA Games 2021,” tambahnya.

Program Pelatnas Atletik yang digelar dari PPON Kemenpora, lanjut Mustara sudah berjalan sejak 2019. Program tersebut diusulkan dan berjalan pada Januari dan Maret di dua tempat berbeda, yaitu Pangalengan, Bandung, Jawa Barat untuk lari jarak menengah dan jauh, serta untuk nomor sprint dan yang ditempatkan di Stadion Madya, Jakarta.

“Karena adanya Pandemi Covid-19 maka semua pelatnas atletik dipusatkan di Stadion Madya, Senayan, Jakarta dengan nama program adaptasi atau program penyesuaian,” ujarnya Mustara.

Akibat banyaknya event yang ditunda dan dibatalkan baik di dalam dan luar negeri, yang bersifat single dan multi event termasuk Olimpiade, maka dari PB PASI akan mengadaptasi program berdasar dari saran bidang teknis, medis, psikolog dan perangkat pendukung yang lain.

“Sebanyak 20 atlet melakukan pelatnas di Stadion Madya dilaksanakan dengan dua periode yakni periode pertama 15 atlet dan sisanya di tiga bulan terakhir hasil dari verifikasi Tim Kemenpora,” bebernya lagi.

Disampaikan lebih lanjut oleh Mustara, bahwa kebutuhan teknis yang melekat di tempat latihan (Stadion Madya) tetap akan dimanfaatkan. Sementara peralatan yang dianggarkan di tahun 2020 akan lebih menitik beratkan kepada bidang kesehatan tim dalam menghadapi pandemi seperti, masker, hand sanitizer, thermo gun dan lain sebagainya, sesuai dengan protokol kesehatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here