Panahan Siap Tancap Gas Dengan Target Medali di Olimpiade Tokyo 2021

0

Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) bersiap untuk tancap gas, dengan langsung menargetkan meraih medali di Olimpiade Tokyo 2021 mendatang. Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Umum PB Perpani Illiza Sa’duddin. Dia berharap panahan bisa mengulang sejarah di Olimpiade Seoul 1988 dengan mengibarkan sang merah putih, melalui medali perak yang diraih trio legendaris, Kusma Wardhani, Lilies Handayani dan Nurfitriyana Saiman.

“Kami berharap bisa mengulang sejarah. Saat ini Tim panah Indonesia telah mengantongi 2 tiket menuju Olimpiade Tokyo, masing-masing di nomor perorangan putra dan putri, masih tersisa tiket pada nomor beregu yang akan diperebutkan pada kejuaraan Word Archery mendatang,” ujar Illiza Sa’duddin Djamal usai dilantik Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman melantik dan mengukuhkan PB Perpani secara virtual di Gedung KONI Pusat, Rabu (20/5), seperti dilansir dari Beritasatu.

Harus diakui, bahwa Tim Indonesia untuk panahan, memang mampu menunjukkan prestasi apik di Asian Games 2018. Dimana Timnas berhasil mendapatkan medali perak dari Diananda Choirunnisa dan perunggu oleh Riau Ega Agatha Salsabila. Hasil bagus ini berlanjut pada SEA Games 2019 Manila, yang berhasil menorehkan 2 emas, 2 perak dan 4 perunggu. Hal ini sesuai dengan target dari National Olympiade Committee (NOC) Indonesia.

“Dengan struktur kepengurusan yang akan melanjutkan masa bakti 2018-2022 yang sangat lengkap, saya yakin olahraga panahan akan semakin maju. Saya percaya para pengurus yang ada dalam struktur akan bekerja atas dasar cinta dan dengan niat baik untuk menjaga pencapaian Perpani selama ini serta akuntabilitas olahraga Panahan di Indonesia,” ujar Illiza.

Menurut Illiza, pandemi covid-19 memang berdampak besar dengan rencana pemusatan latihan (Pelatnas) serta penundaan banyak event internasional serta rencana untuk try out yang semestinya dijalani Timnas panahan Indonesia.

Situasi ini, menjadi tantangan besar bagi PB Perpani untuk bisa membuat solusi agar pembinaan Timnas tidak berjalan di tempat, bahkan mundur. Salah satu cara yang disiapkan, adalah dengan membiarkan atlet untuk bisa tetap berlatih sendiri di rumahnya masing – masing.

Illiza terpilih dalam Munaslub Perpani pada akhir 27 Februari 2020 di Jakarta secara aklamasi, menggantikan Kelik Wirawan Widodo yang mengundurkan diri. Agenda pelantikan semula sudah diagendakan oleh PB Perpani di bulan Maret namun adanya wabah Covid 19 sehingga tertunda namun atas kesepakatan KONI Pusat dan Perpani diputuskan pelantikan secara virtual.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here