Lolos Olimpiade Tokyo 2020, Nurul Akmal Catat Sejarah Bagi Aceh 

0
Sumber: https://aceh.tribunnews.com/

Atlet angkat besi putri Nurul Akmal mencatatkan sejarah bagi tanah kelahirannya Aceh, setelah jadi atlet kedua dari Tanah Rencong yang akan berlaga di Olimpiade. Nurul sukses lolos ke Olimpiade 2020 Tokyo, setelah dinyatakan menjadi yang terbaik dalam meeting IWF pertengahan Maret lalu.

“Alhamdulillah, dalam meeting IWF pada 19 Maret lalu di Tokyo, Nurul Akmal sudah ditentukan untuk lolos, setelah ditentukan siapa-siapa yang jadi wakil terbaik dari tiap benua. Nurul dipastikan merebut tiket Olimpiade karena sudah mengikuti empat kali prakualifikasi di Qatar. Dia jadi yang terbaik dari Benua Asia,” beber Ketua Umum Pengprov PABBSI Aceh, Teuku Rayuan Sukma, seperti dilansir dari Serambi.

Nurul Akmal lolos dari nomor +87 kg, dia menjadi lifter ketiga yang meraih tiket Olimpiade dari Tim Indonesia. Nurul akan bergabung dengan Eko Yuli Irawan (61kg) dan Windi Chantika (49 kg).

“Ini sudah menjaid kebanggan bagi Aceh, dengan lolosnya Amel (sapaan akrab Nurul Akmal) ke Olimpiade. Apalagi selama ini memang dia sudah berjuang dan berprestasi di Pelatnas,” beber Teuku Rayuan.

Bagi Amel, lolos ke Olimpiade menjadi puncak karirnya sebagai atlet. Karena dia memang memang dia merajut karir sejak dari level daerah, mulai dari akang Prakualifikasi Pekan Olahraga Aceh (Pra-PORA), PORA, Kejurnas,Prakualifkasi PON, dan PON.

Tidak hanya di level nasional, putrid dari pasangan Hasballah dan Nurmala ini juga sudah mencatatkan namanya bersama Tim Indonesia di berbagai kejuaraan internasional, seperti Islamic Solidarity Games 2017, Universiade Taipei 2017 dan Kejuaraan Dunia di Ashgabat Turkmenistan..

Sebelumnyai, Alkindi menjadi atlet pertama Tanah Rencong yang sukses bermain di Olimpiade 1988 Seoul, Korea Selatan. Kala itu, Alkindi membela Indonesia di cabang anggar. Keberhasilan Alkindi saat itu tak lepas dari prestasi terbaiknya. Bahkan, dia dijuluki sebagai raja floret Indonesia.

“Ya benar, Alkindi menjadi atlet pertama Aceh yang sukses tampil di Olimpiade 1988. Kini, jejaknya diikuti oleh lifter putri, Nurul Akmal,” ungkap Sekum KONI Aceh, M Nasir Syamaun MPA dan Ketua Pelatda PON, Drs H Bachtiar Hasan MPd yang dihubungi Serambi, tadi malam.

Boleh jadi, keberhasilan Nurul Akmal harus disambut gembira oleh masyarakat Tanah Rencong. Ya, untuk mengikuti jejak dari sosok Alkindi, Nurul Akmal harus menunggu penantian selama 32 tahun. Tentu saja, ini sebuah perjuangan bagi pelaku olahraga di Aceh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here