Olimpiade Tokyo 2020

0

Pelatih Tidak Mau Membebani Emilia Nova Dengan Target Lolos Olimpiade Tokyo 2020

olimpiade tokyo 2020
olimpiade tokyo 2020

Pelari Gawang Emilia Nova masih memiliki peluang yang untuk bisa lolos ke Olimpiade 2020 Tokyo. Dengan syarat ia harus bisa mempertajam rekor waktu terbaiknya.
Saat catatan waktu terbaik yang Emilia adalah 13,59 detik. Catatan tersebut didapatkan saat meraih medali emas Malaysia terbuka pada 2019 lalu.
Sementara untuk bisa lolos minimal Emilia harus bisa memenuhi limit waktu lari gawang putri Olimpiade yakni 12,84 detik. Artinya pelari yang biasa dipanggil Emil tersebut wajib mempertajam catatan waktunya 0,5-0,8 detik agar bisa mengunci satu tempat di Olimpiade.

Sea Games 2019 di Filipina

olimpiade tokyo 2020
olimpiade tokyo 2020

Sayangnya hal tersebut tidak akan menjadi tugas yang mudah. Terlebih Emilia masih belum benar-benar pulih dari cedera plantar fasiciitis (penyakit yang terjadi pada jaringan yang menghubungkan tumit dengan jari kaki) yang sempat mengganggu persiapan di SEA Games 2019 Filipina lalu.
“Kalau untuk peluang lolos, kalau saya realistis saja. Saya tetap percaya sama kemampuan Emil. Tapi dengan limit 12,84 detik agak sulit untuk dikejar hingga bulan Juli, sedangkan ini Januari.

Ujaran Pelatih PB PASI

Bukannya gak optimistis, tapi saya orangnya realistis aja sulit untuk bisa 12,84 detik,” ujar pelatih lari gawang PB PASI Fitri ”Ongky” Haryadi seperti dilansir dari Antaranews.com.

Onky sendiri mengatakan kondisi Emilia masih belum 100 persen sembuh. Pelari berusia 24 tahun tersebut terkadang masih merasa kurang nyaman dibagian cedera lamanya.
Karena itu ia enggan terlalu membebani dengan target lolos ke Olimpiade. Ditakutkan Emilia terlalu memaksakan diri justru memperburuk cedera yang dialami.

Terdekat Emilia akan berlaga di kejuaraan atletik Asia indoor di Hangzhou, China yang memperlombakan lari gawang 60 meter. Disana Emilia diharapkan mampu memecahkan rekor lari gawang Indoor yang kini di penggang oleh Dedeh Herawati.
“Di Hangzhou nanti akan menjadi kompetisi dan ini pengalaman baru untuk Emil. Kan sebelumnya Kak Dedeh sudah pernah kan beda tuh dari segi treknya,” kata Ongky.
“Harapannya mudah-mudahan bisa pecah rekor di indoor. Ini pertama kali Emil ikut indoor,” katanya lagi.

Olahraga Indonesia Dalam Film Di Seoul Korea 1988

olimpiade tokyo 2020
olimpiade tokyo 2020

Olahraga dalam perkembangan kekinian adalah salah satu sumber ide kreatif di mana dapat melahirkan sebuah maha karya hebat anak bangsa dan salah satunya film layar lebar.

Garuda di Dadaku, sebuah film yang bercerita tentang kesungguhan dan semangat dalam mencapai sebuah tujuan. Film yang disutradarai oleh Ifa Isfansyah ini menggambarkan bagaimana seorang anak berusia 13 tahun bernama Bayu, berusaha mewujudkan mimpinya, walau menghadapi larangan dari kakeknya.

Keadaan ini membuat Bayu, yang juga mendapat dukungan dari teman dan orang-orang terdekatnya, untuk tetap berlatih tanpa sepengetahuan sang kakek. Usaha ini berhasil setelah seorang pelatih mengendus bakat Bayu dan membantunya untuk bisa bermain di tim Indonesia.

Sejalan dengan 3 Srikandi, film ini memperlihatkan bagaimana perjalanan dan perjuangan para pemanah Indonesia: @yanasaiman, @lies_archer, dan Kususma Wardhani, yang berhasil meraih medali pertama di Olimpiade Seoul 1988.

Imam Brotoseno sebagai sutradara menyajikan banyak konflik pribadi dan perjuangan para pemanah yang dirajut menjadi satu cerita. Perjalanan pribadi para pemanah ini menjadi dasar pembentukan karakter tim Indonesia yang dibentuk oleh mantan pemanah yang menjadi pelatih, Donald Pandiangan. Film ini memperlihatkan, bahwa kesuksesan merupakan rangkaian dari latihan-latihan, kesungguhan, dan dukungan dari berbagai pihak.

Dari kedua film di atas, mungkin ada waktunya nanti ketika @raphaelmaitimo dan @dianandch akan menjadi bagian dari sejarah yang diabadikan dalam film nasional.

Baca Juga :

Atlet Bulu Tangkis Indonesia

Atlet Indonesia

Atlet Renang Indonesia

Tokyo 2020 Olympics

olimpiade tokyo 2020
olimpiade tokyo

Coach Doesn’t Want to Burden Emilia Nova With Target to Pass the Olympics
Emilia Nova Goalkeeper still has a chance to qualify for the Tokyo 2020 Olympics. With the condition that he must be able to sharpen his best time record.
Currently the best time for Emilia is 13.59 seconds. The record he got when he won the Malaysian open gold medal in 2019.

Meanwhile, to be able to qualify at least Emilia must be able to meet the Olympic women’s goal time limit of 12.84 seconds. This means that the runner who is commonly called Emil is required to sharpen his time record 0.5-0.8 seconds in order to lock one place at the Olympics.

Unfortunately this will not be an easy task. Moreover, Emilia is still not fully recovered from a plantar fasiciitis injury (a disease that occurs in the tissue that connects the heel to the toe) which had disturbed the preparations at the 2019 SEA Games in the Philippines.
“If it is for an opportunity to pass, if I am realistic, I still believe in Emil’s ability. But with a limit of 12.84 seconds it is rather difficult to pursue until July, whereas this is January.
It’s not that I’m not optimistic, but I’m a realistic person, it’s hard to get 12.84 seconds, “PB PASI Fitri trainer Fitri” Ongky “Haryadi said as quoted by Antaranews.com.
Onky himself said Emilia’s condition was still not 100 percent cured. The 24-year-old runner sometimes still feels uncomfortable in part of his old injuries.

Therefore he was reluctant to overburden with the target of qualifying for the Olympics. It is feared that Emilia overexerted herself to worsen the injury suffered.
Nearby Emilia will compete at the indoor Asian athletics championship in Hangzhou, China which competes in 60 meter hurdles. There Emilia is expected to be able to break the Indoor hurdles record which is now in the possession of Dedeh Herawati.
“In Hangzhou it will be a competition and this is a new experience for Emil. Before, Kak Dedeh had never been different in terms of tracks, “said Ongky.
“Hopefully, it can hopefully break the record in the indoor. This is the first time Emil has been indoors, “he said again.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here