Mengulik Perjalanan Medali Indonesia di Olimpiade

0
Gold medalists Indonesia's Tontowi Ahmad (L) and Indonesia's Liliyana Natsir hold their medals on the podium following the mixed doubles Gold Medal badminton match at the Riocentro stadium in Rio de Janeiro on August 17, 2016, at the Rio 2016 Olympic Games. / AFP PHOTO / GOH Chai Hin

Indonesia memang sudah eksis mengikuti Olimpiade tercatat sejak tahun 1952 di Helsinksi Finlandia. Baru saja merdeka selama tujuh tahun, kala itu Tim Indonesia harus pulang dengan tangan kosong.

Baru pada tahun 1988, Indonesia pertama kali mencatatkan sejarah dengan meraih medali perdana di Olimpiade. Moment tersebut pun seperti menjadi titik balik bagi Merah Putih. Karena sejak saat itu, Indonesia selalu sukses mebawa pulang medali.

Dalam catatan sejarahnya, Indonesia hanya absen mengikuti Olimpiade dua kali, yaitu di Tokyo (1964) dan Moskow (1980). Di luar itu, Tim Indonesia tak pernah ketinggalan untuk sellau mengirimkan atlet – atletnya ke pesta olahraga terbesar di muka Bumi tersebut.

Untuk bisa meraih prestasi pertama di Olimpiade, Indonesia harus menunggu cukup lama. Olimpiade 1988 Seoul, menjadi saksi mata, bagaimana Merah Putih pertama kali bisa berkibar di multi event empat tahunan tersebut.

Adalah trio pemanah Lilies Handayani, Nurfitriyana Saiman dan Kusuma Wardhani lah yang menjadi pahlawan Indonesia di Seoul. Ketiganya berhasil mempersembahkan medali perak dengan turun di nomor beregu putri.

Empat tahun kemudian pada Olimpiade Barcelona 1992, Indonesia mendapatkan berkah, dengan pertama kali masuknya cabor bulutangkis di Olimpiade. Saat itu, Indonesia memang dikenal sebagai salah satu penguasa peta bulutangkis dunia, bersama dengan China.

Tidak jauh dari prediksi, Indonesia pun sukses mengukir sejarah baru dengan pertama kali meraih medali emas.Hebatnya, bukan hanya satu melainkan langsung dua medali. Dua emas tersebut dipersembahkan Alan Budi Kusuma (tunggal putra) dan Susi Susanti (tunggal putri). Total saat itu Tim Indonesia berhasil membawa pulang lima medali dari Spanyol ( 2 emas, 2 perak, 1 perunggu).

Setelah Olimpiade Barcelona 1992, Tim Indonesia pun tidak pernah absen untuk selalu mempersembahkan medali dalam setiap edisinya. Seperti apa catatan medali Indonesia selama Olimpiade? Inilah catatannya:

Korea Selatan 1988

Medali Atlet Cabang Nomor
Perak Lilies Handayani, Nurfitriyana Saiman, Kusuma Wardhani Memanah Beregu Putri


Barcelona 1992

Medali Atlet Cabang Nomor
Emas Alan Budikusuma Bulutangkis Tunggal Putra
Emas Susy Susanti Bulutangkis Tunggal Putri
Perak Ardy B Wiranata Bulutangkis Tunggal Putra
Perak Eddy Hartono/Rudy Gunawan Bulutangkis Ganda Putra
Perunggu Hermawan Susanto Bulutangkis Tunggal Putra


Atalanta 1996

Medali Atlet Cabang Nomor
Emas Rexy Mainaky/Ricky Subagja Bulutangkis Ganda Putra
Perak Mia Audina Bulutangkis Tunggal Putri
Perunggu Susy Susanti Bulutangkis Tunggal Putri
Perunggu Antonius Ariantho/Denny Kantono Bulutangkis Ganda Putra


Sydney 2000

Medali Atlet Cabang Nomor
Emas Tony Gunawan/Candra Wijaya Bulutangkis Ganda Putra
Perak Tri Kusharjanto/Minarti Timur Bulutangkis Ganda Campuran
Perak Hendrawan Bulutangkis Tunggal Putra
Perak Raema Lisa Rumbewas Angkat Berat Putri 48 Kg
Perunggu Sri Indriyani Angkat Berat Putri 48 Kg
Perunggu Winarni Binti Slamet Angkat Berat Putri 53 Kg


Athena 2004

Medali Atlet Cabang Nomor
Emas Taufik Hidayat Bulutangkis Tunggal Putra
Perak Raema Lisa Rumbewas Angkat Berat Putri 53 Kg
Perunggu Eng Hian/Flandy Limpele Bulutangkis Ganda Putra
Perunggu Sony Dwi Kuncoro Bulutangkis Tunggal Putra


Beijing 2008

Medali Atlet Cabang Nomor
Emas Hendra Setiawan.Markis Kido Bulutangkis Ganda Putra
Perak Nova Widianto/Lilyana Natsir Bulutangkis Ganda Campuran
Perunggu Maria Kristin Yulianti Bulutangkis Tungga Putri
Perunggu Eko Yuli Irawan Angkat Berat Putra 56 Kg
Perunggu Triyatno Angkat Berat Putra 62 Kg


London 2012

Medali Atlet Cabang Nomor
Perak Triyatno Angkat Berat Putra 69 Kg
Perunggu Eko Yuli Irawan Angkat Berat Putra 62 Kg

 

Rio 2016

Medali Atlet Cabang Nomor
Emas Tantowi/ Lilyana Bulutangkis Ganda Campuran
Perak Sri Wahyuni  Angkat Berat 48 kg Putri 
Perak  Eko Yuli Irawan Angkat Berat 62 kg Putra 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here