Mengintip Emas Asian Games dari Bulutangkis

0
Medali Indonesia yang dihasilkan Cabang Olahraga Bulutangkis di Asian Games.

Pada gelaran Asian Games 2018 kali ini, Indonesia yang bertindak sebagai tuan rumah mematok 3 medali emas dari cabang andalannya, bulutangkis. Setidaknya, sejak Asian Games 1994, cabang ini belum pernah absen mempersembahkan medali emas bagi Indonesia. Di Asian Games 2014, dua medali emas disumbangkan atlet bulutangkis Indonesia melalui nomor ganda putra perorangan lewat Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, dan ganda putri perorangan lewat Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii.

Bulutangkis dipertandingan sebagai cabang eksebisi di Asian Games 1958. Baru di Asian Games 1962, cabang ini menjadi cabang resmi, dan Indonesia menjadi salah satu negara yang selalu mengirimkan pebulutangkisnya ke Asian Games. Di Asian Games 1962 yang diselenggarakan di Jakarta, Indonesia meraih 5 medali emas yang didapat dari 3 nomor perorangan dan 2 nomor beregu. Secara total baik dari perorangan maupun beregu, Indonesia telah meraih 32 medali emas, 32 perak, dan 49 perunggu.

Jika kita berpatokan pada hasil All England kemarin, peluang Indonesia untuk banyak mendulang medali emas nampaknya cukup berat. Pasalnya, para pebulutangkis Asia sangat mendominasi di turnamen yang diselenggarakan di Birmingham, Inggris itu. Di nomor tunggal putra dan putri, semua peserta semifinal bahkan berasal dari Asia. Di ganda campuran dan ganda putri, 3 pesertanya berasal dari Asia dan tidak ada satupun yang berasal dari Indonesia.

Satu-satunya tempat yang berhasil dicapai pebulutangkis Indonesia di semifinal turnamen All England adalah di nomor ganda putra, Marcus Gideon dan Kevin Sukamuljo. Keduanya berhasil lolos dari lubang jarum dan berhasil meraih juara.

Hasil yang pernah dicapai oleh pebulutangkis Indonesia di beberapa Asian Games, di satu sisi membuat bulutangkis menjadi cabang olahraga yang konsisten dan paling banyak menyumbang medali emas. Di sisi lain, hasil ini menjadi semacam tantangan bagi mereka, apakah di bawah keadaan yang tidak menguntungkan ini, mereka mampu memenuhi target yang diberikan atau tidak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here