Mengenang Perjuangan di Incheon 2014

0
Kontingen Indonesia dalam upacara pembukaan Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan, Jumat (19/9/2014). (AFP PHOTO/JUNG YEON-JE/KOMPAS.COM)

Hadir di Asian Games 2014 di Kota Incheon, Korea Selatan, tim Indonesia mengarungi Asian Games nya yang ke 17 sepanjang sejarah. Dipimpin oleh pembawa bendera, I Nyoman Siman Sudartawa, sebanyak 186 atlit dan 12 official ikut memeriahkan upacara pembukaan di Incheon Asiad Main Stadium, 19 September 2014.

Dari 23 cabang olahraga yang diikuti Indonesia di Incheon, 10 cabang olahraga berhasil menyumbangkan medali. Tiga cabang olahraga di antaranya, yaitu bulutangkis, atletik, dan wushu tercatat menyumbangkan emas.

Di atletik, Maria Natalia Londa berhasil menyumbangkan 1 emas di cabang lompat jauh puteri. Di cabang tersebut, Maria mengalahkan kompetitornya, Bui Thi Thu Thao dari Vietnam yang meraih perak dan Yanfei Jiang dari Tiongkok yang meraih perunggu.

Atlet Wushu Indonesia, Juwita Niza Wasni. (orangemagz.com)

Di cabang Wushu, Juwita Niza Wasni merebut medali emas di kelas Nanquan putri. Juwita yang pada awalnya meraih perak kemudian dinobatkan menjadi juara setelah pemegang medali emas, Tai Cheau Xuen dari Tiongkok dinyatakan potitif memakai doping dan didiskualifikasi dari pertandingan.

Bulutangkis berhasil menyumbang 2 emas dari ganda putri atas nama Greysia Polii dan Nitya Krishinda Maheswari dan ganda putra atas nama Muhammad Ahsan dan Hendra Setiawan. Di final, ganda putri Greysia dan Nitya berhasil mengkandaskan perjuangan Misaki Matsutomo dan Ayaka Takahashi dari Jepang dengan skor 21-15, 21-9. Di ganda putra, M Ahsan dan Hendra Setiawan mengalahkan ganda tuan rumah, Lee Yong-dae dan Yoo Yeong-seong dengan skor 21-16, 16-21, 21-17.

Dari perolehan medali sampai hari terakhir, Indonesia menduduki peringkat 17 dengan raihan 4 emas, 5 perak, dan 11 perunggu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here