Luis Milla ‘Ngebet’ Bawa Alumnus Asian Games 2018 Ini Ke Spanyol

0
Sumber: Football Tribe

Gelandang milik Sriwijaya FC yang kini membela timnas Indonesia, Zulfiandi mampu mencuri perhatian pelatih asal Spanyol Luis MIlla saat masih melatih timnas U-23. Permainan tenang yang dimiliki Zulfiandi ternyata membuat pelatih Timnas Indonesia Luis Milla ingin membawanya ke negera Spanyol.

Sejak dicoba dalam masa persiapan Asian games 2018 bulan Mei lalu, nama Zulfiandi pun tak tergantikan di lini tengah timnas Indonesia U-23 dan saat ini di tim senior. Hingga saat ini dalam masa persiapan Piala AFF 2018, Zulfiandi tak pernah absen masuk ke skuat timnas Indonesia.

Pelatih sementara timnas Bima Sakti mengatakan bahwa Milla mengagumi permainan Zulfiandi, yang disebutkan lebih baik dari dirinya saat masih aktif bermain.

“Tak banyak saat ini pemain yang berposisi seperti saya dulu. Di antaranya Zulfiandi dan Hargianto. Bukan mirip, Zulfiandi bahkan lebih bagus daripada saya semasa bermain dulu,” ujar Bima Sakti menirukan komentar dari Milla tentang mantan pemain timnas U-19 itu dilansir dari bolalob.com (15/10/18).

Lebih lanjut Bimasakti juga mendapat pesan agar sang pemain incaran Milla itu bisa terus menajga performanya selama di timnas dan juga saat kembali ke klub.

“Saya dan Luis Milla sempat berdiskusi soal Zulfiandi. Dia harus terus dijaga semangatnya dan ditingkatkan lagi performanya. Dia adalah pemain yang sangat penting untuk tim,” tambah Bima Sakti.

Luis Milla juga menyampaikan bahwa kualitas Zulfiandi sangat layak untuk bermain di level Eropa. Sayangnya usia Zulfiandi saat bertemu dengan Luis Milla sudah memasuki 23 tahun, andai saja Luis MIlla menemukannya saat umur 13, kemungkinan besar akan dibawa Milla ke akademi Barcelona.

“Coach Luis bahkan pernah menyampaikan bahwa dengan kualitasnya, Zulfiandi bisa bermain di Eropa. Kalau saja Milla menemukannya saat berusia 13 tahun mungkin Zulfiandi akan dicoba di akademi Barcelona,” beber Bimasakti.

Zulfiandi sendiri merupakan tandem Evan Dimas di timnas U-19 saat menjuarai Piala AFF U-19 tahun 2013 silam, dibawah arahan pelatih Indra Sjafri.

Kontrak Zulfiandi di Sriwijaya FC berakhir musim ini. Selama di timnas Zulfiandi selalu menjadi langganan starter di bawah kepemimpinan Luis Milla.

Sebelumnya cedera lutut yang didapat Zulfiandi pada tahun 2014 membuat permainannya menurun drastis. Ia hanya menjadi pemain pelapis di Bhayangkara FC di tahun 2016. Namun pada musim lalu terlihat Zuldiandi mulai diberikan kepercayaan oleh pelatih Simon McMenemy untuk tampil dan turut membawa Bhayangkara FC juara Liga 1. Kepergian Evan ke timnas U-23 untuk ajang SEA Games 2017 lalu membuka peluang Zulfiandi untuk unjuk gigi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here