Legenda Indonesia Minta PBSI Lebih Selektif Pilih Turnamen Untuk Minion

0
Sumber Gambar: bwfbadminton.com

PBSI mendapatkan kritikan dari legenda bulutangkis indonesia Christian Hadinata menyusul rentetan hasil kurang maksimal yang didapatkan pasangan Kevin Sanjaya/ Marcus Gideon. Christian menyebut penurunan performa tersebut dikarenakan padatnya jadwal keduanya.

Pasangan ganda putra yang biasa dipanggil Minion tersebut menjadi salah satu tumpuan Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo 2020. Keduanya diharapkan mampu mengembalikan kejayaan bulutangkis Indonesia di event paling bergengsi sejagad tersebut.

Sayangnya penampilan keduanya di beberapa turnamen terakhir mendulang sorotan. Tampil apik di turnamen terbuka, Kevin Marcus justru letoy di ajang-ajang penting. Mereka kandas di babak pertama All England dan tumbang di babak semifinal BWF World Tour Finals.

Praktis hasil tersebut mengundang kritik, termasuk dari Christian Hadinata. Juara All England tiga kali tersebut menilai penurunan performa Kevin/Marcus disebabkan banyaknya jadwal turnamen yang dijalani. Karena itu ia meminta PBSI dan tim pelatih lebih selektif dalam menentukan kompetisi untuk para atletnya.

Saran dari Christian tersebut mendapatkan respon positif dari PBSI. Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PBSI, Susy Susanti mengatakan akan memperbaiki jadwal kompetisi untuk para atletnya.

Susy mengatakan pondasi para pemainnya sudah mulai terlihat. Sehingga pada tahun 2020 ini akan fokus untuk evaluasi jelang Olimpiade.

Ya, pastinya 2020 pengaturan strategi pengiriman lebih teratur. Kalau 2019 mengejar sebanyak-banyaknya karena berlomba ranking atas. Sekarang tinggal mengatur. Ada yang mempertahankan, ada yang meningkatkan. Toh, pertandingan tidak banyak cuma sampai April,” ujar Susy yang juga legenda bulutangkis Indonesia tersebut.

Istri Alan Budikusuma tersebut menambahkan sudah membuat tim khusus yang bertugas untuk menghitung poin masing-masing atletnya. Sehingga tidak semua atlet akan dipasang target turnamen-turnamen yang tersisa.

“Contohnya, Minions dengan beberapa pertandingan kayaknya tetap di ranking satu. Ya, tak perlu ngoyo (memaksa) harus ikut tiga pertandingan. Mereka tetap didaftarkan, tapi pertandingan satu dan dua sudah juara, ya (pertandingan) tiga dibuang,” imbuhnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here