Kejuaraan Asia Terancam Batal, Tim Bulutangkis Indonesia Berpotensi Kirim 13 Atlet ke Olimpiade

0
Sumber Gambar: badmintonindonesia.org

Secara resmi, Kejuaraan Bulutangkis Asia 2020, resmi ditunda, dari rencana awalnya akan digelar di Manilla, Filipina, pada 21-26 Maret mendatang.

Wabah virus corona (covid-19) yang meluas di Asia Tenggara (serta dunia pada umumnya) dinilai menjadi tidak tepat bago Konfederasi Bulutangkis Asia untuk menggelar event besar tersebut. Memang sudah ada wacana untuk memindaf waktu dan tempat pelaksanaannya, hanya saja belum ada kepastian. Bahkan ada potensi untuk dibatalkan penuh.

Atas hal ini, nasib Kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 pun kini jadi pertanyaan besar. Pasalnya Kejuaraan Asia tersebut menjadi kesempatan terakhir para pebulutangkis di Asia pada khususnya untuk meraih poin menuju Olimpiade. Sehingga jika Kejuaraan Asia 2020 dibatalkan, maka All England 2020 adalah kualifkasi terakhir untuk Olimpiade Tokyo 2020.

Jika hal ini terjadi, maka memang keuntungan ada di Tim Indonesia, mengingat pasanggan ganda campuran Indonesia Hafiz Faizal/ Gloria Emanuelle Widjaja kini ada di peringkat ke-8 dunia, sebagai syarat minimal untuk lolos ke Olimpiade Tokyo 2020.

Situasi tersebut bisa membuat Tim Indonesia memiliki delapan tiket ke Olimpiade dari bulutangkis, yaitu tiga pemain di sektor tunggal dan lima wakil di sektor ganda, dengan total 13 pemain.

Saat ini ganda campuran nomor dua Indonesia itu berada di peringkat ke-8. Tepat di ambang batas untuk lolos ke Olimpiade. Mereka mengumpulkan 63.891 poin. Ditempel ketat oleh pasangan Inggris Marcus Ellis/Lauren Smith (61.018 poin) dan pasangan Hongkong Tang Chun Man/Tse Ying Suet (60.566 poin).

Hanya saja terkait peluang tersebut, PP PBSI, seperti dilansir dari Jawapos.com, tidak ingin berspekulasi lebih jauh dahulu, sebab disamping Kejuaraan Asia, memang ada lima event BWF World Tour yang juga terpaksa ditunda

Sayangnya, PP PBSI belum berani berkomentar soal itu. Sebab, selain BAC, ada lima event BWF Tour yang juga ditunda.

’’Kami masih menunggu kelanjutan event-event yang ditunda itu. Siapa tahu, kita masih bisa mengumpulkan poin,’’ kata Sekjen PP PBSI Achmad Budiharto.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here