Kangen Sosok Ayah, Edgar Xavier Rasakan Berkah Ditengah Pandemi Covid-19

0

Sosok andalan Tim Indonesia dari cabang olahraga wushu putra, Edgar Xavier Marvelo, mengakui, bahwa dia teringat mendiang ayahnya di tengah suasana darurat, karena pandemi covid-19 saat ini. 

“Pasti rasa kehilangan itu ada dan masih bakal selalu kehilangan sosok papa. Ini di rumah terus biasanya ada papa, tapi sekarang enggak,” tutur Edgar, seperti dilansir dari CNN Indonesia.
“Kehilangan papa buat saya jadi belajar untuk lebih menghargai waktu bersama keluarga. Sekarang sebisa mungkin saya menghabiskan waktu sama mama, cici dan koko,” katanya
Edgar membeberkan, bahwa kepergian sang ayah untuk selamannya, yang kini membuatnya lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga. Apalagi dengan jadwal pelatnas yang masih tertunda.Menurut perain medali emas SEA Games 2019 tersebut, hal ini adalah sesuatu yang sulit terjadi dalam situasi normal.

Atlet itu jarang banget punya waktu lama bersama keluarga. PSBB ini memberikan sisi positif buat atlet yang jarang di rumah untuk berkumpul dengan keluarga. Jadi ini waktu yang sangat berharga banget, ucap Edgar.
Edgar pun mencoba mengambil hikmah dari bencana yang kini terjadi. Dimana dia bisa kembali memiliki banyak waktu untuk bisa menghabiskan waktu bersama keluarga. Termasuk juga mencoba belajar membuat kue, dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Di rumah masih latihan dengan dengan alat seadanya, ruang seadanya. Latihan jadi kurang maksimal tapi tujuannya buat jaga kondisi badan agar tetap fit. Sebab kalau kita rutin berolahraga, imunitas tubuh kita jadi kuat.,” ujarnya.
“Pelatnas maupun Pelatda sesuai imbauan KONI DKI, Diaspora dan pelatih minta kita latihan mandiri di rumah. Sekarang saya tiap latihan direkam dan dikirim ke pelatih,” lanjutnya.

Disamping masih terus melakoni latihan rutin selama di rumah. Pria yang mendapat tiga medali emas pada Kejuaraan Wushu Dunia 2019 tersebut sadar, bahwa salah satu cara tepat mengakhiri pandemi covid-19, adalah dengan kedisiplinan masyarakat, dengan mengurangi kegiatan di luar rumah, serta melaksanakan protokol kesehatan.

“Sebenarnya yang penting itu mengikuti anjuran pemerintah karena misinya adalah memperbaiki keadaan di Indonesia supaya sembuh dari wabah virus corona. Kalau masih ada yang bandel keluar rumah, berkumpul, menurut saya itu yang buat pandemi makin parah. Kalau semua bisa menuruti anjuran pemerintah, saya yakin sedikit lagi pandemi ini selesai. Karena ini dimulai dari kita sendiri.,” pungkas Edgar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here