Jejak Medali Angkat Besi Tim Indonesia  di Arena Olimpiade 

0
Sumber: Tribun News

Jejak medali Tim Indonesia di arena Olimpiade sejak 1986, memang baru diisi tiga cabang olahraga, yaitu bulutangkis, panahan dan juga angkat besi. Cabor besi sendiri, baru mampu dipandang sebagai cabor unggulan bagi Tim Indonesia di pentas Olimpiade, setelah berhasil pertama kali mempersembahkan medali bagi Merah Putih pada Olimpiade Sydney 2000. Sejak itu, angkat besi, hampir selalu berhasil meraih medali di pesta olahraga terbesar di dunia tersebut, hingga edisi terakhir di Olimpiade Rio 2016.

Berikut adalah bagaimana jejak prestasi yang berhasil dipersembahkan lifter – lifter terbaik Indonesia di arena Olimpiade, dilansir dari berbagai sumber:

Olimpiade Sydney 2000 
Pada tahun 2000 ini, angkat besi Tim Indonesia berhasil mengukir sejarah. Dengan kali pertama berhasil naik podium. Bukan hanya satu medali, di Sydney Australia, angkat besi berhasil mempersembahkan tiga medali sekaligus, yaitu satu medali perak diraih Lisa Rumbewas (kelas 48 kg putri) serta dua medali perunggu, masing – masing dipersembahkan oleh Sri Indriyani (48 kg putri) dan Winarni (53 kg putri).

Olimpiade  Athena 2004
Berselang empat tahun dari Olimpiade Sydney, angkat besi lagi – lagi berhasil menunjukkan taringnya, dengan kembali mempersembahkan medali. Meskipun jumlahnya tidak sebanyak di Sydney.

Medali kali ini kembali didapat oleh Lisa Rumbewas, yang kali ini sukses membawa pulang perak dari nomor 53 kg putri.

Olimpiade Beijing 2008 
Jejak prestisius angkat besi tidak berhenti di Athena. Pada Olimpiade Beijing 2008, cabor yang berada di bawah naungan PABBSI tersebut, lagi – lagi berhasil meraih medali. Di China, angkat besi sukses melambungkan nama Indonesia dengan raihan satu perak dan dua perunggu. Medali perak kembali diraih oleh Lisa Rumbewas untuk kali ketiga secara berturut – turut di Olimpiade, masih dari kelas 53 kg putri. Sementara, dua perunggu dipersembahkan oleh Eko Yuli Irawan (56 kg) dan Triyatno (62 kg).

Olimpiade London 2012
Kesuksesan meraih medali di tiga pentas Olimpiade sebelumnya, tampak jadi penyemangat bagi lifter – lifter Indonesia di level internasional. Terbukti, pada Olimpiade London, kembali lifter Tim Indonesia berhasil naik podium.

Kali ini di Inggris, Tim angkat besi Indonesia meraih dua medali, satu perak dan satu perunggu. Medali perak berhasil dipersembahkan oleh Triyatno yang turun di kelas 69 kg putra, sementara perunggu diraih Eko Yuli Irawan dari kelas 62 kg putra.

Saat itu, dua medali tersebut berhasil jadi kebangaan Tim Indonesia, karena bulutangkis, yang biasanya jadi lumbung medali, justru gagal meraih satupun medali.

Olimpiade Rio de Janeiro 2016
Konsistensi angkat besi dalam menjaga prestasi di arena Olimpiade memang patut diacungi jempol, bahkan cenderung meningkat. Pada Olimpiade yang digelar di Brasil tersebut, tim angkat besi, berhasil meraih dua medali perak.

Eko Yuli yang di London hanya meraih perunggu, kali ini di Rio sukses meningkatkan prestasinya, menjadi medali perak. Medali perak lainnya, didapat oleh Sri Wahyuni yang berkompetisi di kelas 48 kg putri.

Selanjutnya asa medali angkat besi Tim Indonesia akan berlanjut di Olimpiade Tokyo yang akan digelar pada 2021 mendatang. Sejauh ini angkat besi sudah memiliki tiga wakilnya untuk berlaga di Tokyo, mereka adalah Eko Yuli Irawan, Windy Cantika, dan Nurul Akmal.

PABBSI sendiri menargetkan, untuk bisa menempatkan lima lifter nya di Olimpiade yang harus diundur satu tahun akibat pandemi covid-19 tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here