Jadi Kapten Timnas U-19 Piala Asia, Nur Hidayat Berterima Kasih Kepada Sosok Ini

0
Sumber: Goal.com

Nurhidayat Haji Haris merupakan salah satu pemain andalan timnas U-19 yang tengah berlaga di ajang Piala AFC 2018.  Pemain yang kini membela tim Bhayangkara FC ini mendadak mulai dikenal seiring penampilannya yang cukup apik di ajang Piala AFC khusus U-19 itu.

Bahkan pelatih Indra Sjafri pun menyematkan ban kapten kepada pemain kelahiran Makassar 5 April 1999 itu. Faktor ketenangan menjaga lini belakang timnas U-19 dan juga keberanian duel dengan pemain pemain jangkung, menjadi kelayakan pemain yang akrab disapa Dayat itu.

Sebenarnya, jabatan kapten Timnas U-19 bukanlah hal yang baru bagi Nurhidayat Haji. Dia pernah memakai ban kapten saat Timnas U-19 melakoni beberapa uji coba sebelum Piala AFF U-18 2017 silam.

Sayangnya, jabatan itu kemudian pindah ke Rachmat Irianto saat turnamen tersebut berlangsung. Egy kemudian juga mendapat kesempatan menjadi kapten setelah turnamen edisi tahun lalu.

Dipilih pelatih untuk mengawal lini belakang, Nurhidayat tak mempermasalahkan dengan siapa nantinya ia dipasangkan, sebab baginya yang paling penting adalah tim bisa memenangkan setiap laga yang dijalani.

Penegasan itu disampaikan, sebab di posisi bek tengah kini ada beberapa nama baru seperti Rachmat Irianto yang sudah kembali dari cedera hingga yang teranyar Indra Mustafa.

“Saya tergantung pelatih. Mau masang sama dia (Irianto) atau salah satunya yang lain, saya harus siap. Tidak boleh pilih-pilih,” tutur Nurhidayat dilansir dari indosport.com (15/10/18).

Nurhidayat mengakui jika pengalaman bermain di Liga 1 2018 bersama Bhayangkara FC memberinya kepercayaan diri lebih untuk tampil bersama Timnas U-19. Karenanya, pemain asal Makassar, Sulawesi Selatan itu tidak lupa mengucapkan terima pada pelatih asal Skotlandia, Simon McMemeny yang memberinya banyak jam terbang selama membelaklub milik Polri itu.

“Kalau main sih enjoy karena saya sudah main di Liga 1 dan bisa tampil di umur muda jadi lebih pede lagi,” kata Nurhidayat.

“Jadi, saya terima kasih sama coach Simon karena sudah percayakan saya main di Liga 1 dan starting XI di Bhayangkara,” jelasnya lebih detail.

Penampilan Nurhidayat di lini belakang menjadi salah satu kunci permainan timnas U-19 di ajang Piala AFC U-19 ini. Jika performanya terus konsisten sepanjang turnamen bukan tak mungkin timnas bisa meraih juara tahun ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here