Ingin Segera Gelar Pelatnas, KONI Siap Urus SIKM Atlet Dari Luar Jakarta

0
Sumber Gambar: sport.tempo.co

Para atlet penghuni Pelatnas yang kini tengah dipulangkan ke daerah masing – masing, akibat pandemi covid-19 dan juga kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta, dipastikan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) tidak akan mengalami kesulitan, jika pada waktunya mereka harus kembali ke Jakarta.

Kesulitan yang kemungkinan besar akan dialami oleh orang- orang yang akan masuk ke Jakarta, adalah terkait dengan syarat administrasi Surat Izin Keluar Masuk (SIKM). Namun soal ini, KONI sudah berjanji akan memberikan bantuan sepenuhnya kepada atlet, agar mereka mudah untuk keluar masuk antar wilayah, khususnya ke Ibu Kota, ketika harus kembali menjalani pemusatan latihan.

Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Umum KONI Marciano Norman. Soal administrasi dan juga rencana atlet Pelatnas kembali berlatih tersebut, dinilai Marciano sudah mulai perlu dipikirkan dan dirancang mekanisme nya, mengingat pemerintah sudah mulai memberikan sinyal untuk melonggarkan PSBB.

Mengingat padatnya ajang gelaran olahraga pada 2021 yang akan datang, KONI pun merasa jika kebijakan kenormalan baru, akan bisa menjadi momentum bagi olahraga Indonesia untuk kembali bangkit, dengan kembali menggelar serangkaian persiapan demi mengejar prestasi terbaik.

“KONI Pusat, pimpinan cabor, dan KONI provinsi akan koordinasi. Apabila SIKM masih diperlukan nanti akan kita atur dikeluarkan oleh pimpinan cabor, atau KONI Pusat atau provinsi,” ujar Marciano, seperti dilansir dari Antara.

“Prinsipnya program latihan atlet di normal baru tidak boleh terganggu.”

Beberapa cabang olahraga, seperti angkat besi, bulutangkis dan menembak, memang tetap menjalankan program Pelatnas, di tengah pandemi, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah pusat. Sedangkan, banyak cabor lain tidak mau beresiko dengan tetap menjalankan Pelatnas. Mereka lebih memilih untuk memulangkan atlet, dan menjalankan program latihan secara daring, dengan pemantauan penuh dari tim pelatih.

KONI hingga sekarang, masih terus berdiskusi dengan para cabor, untuk bisa mendapatkan masukan, dalam rangka penyusunan standar protokol kesehatan untuk olahraga. Dengan tujuan, secepatnya, bisa kembali menggelar kegiatan olahraga, baik di level daerah maupun nasional, dalam rangka masa kenormalan baru.

Disamping panduan kegiatan Pelatnas dan pelatda, protokol yang tengah digodok KONI ini juga akan mencakup standarisasi kompetisi olahraga yang sempat terhenti hampir tiga bulan terakhir.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here