Ingin Jadi Tuan Rumah, Atlet Indonesia Panjat Tebing Kejar Tiket Olimpiade 2020

0
Sumber Gambar: asiangames.tempo.co

Tim Indonesia dari cabang olahraga panjat tebing kini berpeluang besar mengirimkan atletnya ke Olimpiade Tokyo 2020, setelah Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) menyatakan keinginan besarnya menjadi tuan rumah Kejuaraan Asia 2020, yang juga menjadi kualifikasi Olimpiade.

Keinginan tersebut disampaikan langsung Ketua Umum FPTI Yenny Wahid. Menurutnya, dengan menjadi tuan rumah, maka atlet panjat tebing Indonesia akan punya peluang untuk bisa tampil di Olimpiade Tokyo 2020.

“Oleh karena itu kami FPTI berusaha keras menjadi tuan rumah Kejuaraan Asia 2020 yang sempat tertunda di Jepang. Kejuaraan itu menjadi satu-satunya peluang tim panjat tebing Indonesia mengirim wakilnya untuk berlaga di Olimpiade Tokyo 2020. Kalau kita juara, maka punya tim Indonesia punya tiket ke Olimpiade. Tentunya faktor tuan rumah sangat berpengaruh,” kata Yenny usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga di Gedung Kemenpora Jakarta, Selasa (10/3/2020), seperti dikutip dari Beritasatu.

Seharusnya, Kejuaraan Panjat Tebing Asia 2020 dihelat di Jepang pada Mei, namun sudah resmi ditunda akibat wabah virus corona. Melihat situasi tersebut, FPTI pun berkirim surat kepada Federasi Panjat Tebing Asia (IFSC) untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah pengganti.

“Kami kirim surat tanggal 6 Maret kemarin. Malam ini keputusannya melalui voting. Kalau Indonesia jadi tuan rumah kans untuk atlet Indonesia ke Olimpiade masih terbuka,” jelasnya.

Menurut Yenny Wahid, Indonesia punya peluang bagus untuk bisa jadi tuan rumah pengganti Jepang, karena mendapat banyak dukungan dari negara – negara Asia Tenggara. Pemenang dari kejuaraan tersebut dipastikan mendapatkan tiket langsung ke Olimpiade Tokyo 2020.

“Banyak negara Asia Tenggara mendukung kami. Tapi Korea Selatan menginginkan kejuaraan ini dibatalkan. Kalau batal peluang dia di Olimpiade besar,” jelas dia.
Yenny memaparkan, jika nantinya Indonesia diputuskan menjadi tuan rumah, maka Kejuaraan Asia 2020,akan diadakan pada 19-22 April di Jakarta International Sport Climbing, Cakung Jakarta Timur.

Sedangkan untuk atlet, Yenny menyandarkan harapan kepada dua atlet putri Tim Indonesia, Aries Susanti dan Nurul Iqamah. Menurut Yenny, Indonesia selama ini punya keunggulan di nomor kecepatan. Namun di Kejuaraan Asia, akan dipertandingkan nomor kombinasi, lead, speed dan boulder.

“Kami tetap optimis. Walaupun atlet-atlet kita ini unggul hanya di nomor speed. Tapi ini satu-satunya jalan, lolos atau tidak sama sekali,” kata Yenny.

Di sisi lain, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menyatakan dukungan penuh kepada FPTI untuk bisa meloloskan atlet ke Olimpiade Tokyo 2020, melalui upaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Asia.

“Kita tunggu hasilnya diputuskan jadi tuan rumah atau tidak. Setelah itu baru kita koordinasikan apalagi ini kan waktunya sudah sempit,” kata Zainudin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here