Industri Farmasi Mulai Berikan Dukungan Nyata Kepada Perkembangan Olahraga Nasional

0
Kontingen Indonesia dalam upacara pembukaan Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan, Jumat (19/9/2014). (AFP PHOTO/JUNG YEON-JE/KOMPAS.COM)

Asian Games ke- 17 yang berlangsung pada 18 Agustus 2018 di Indonesia diikuti oleh 9.500 atlet, 2.500 OCA Family & VIP/VVIP, 20.000 Volunteers & Workforces, 5.500 Technical Officials & Judges serta 5.000 Media. Acara Asian Games kali ini dilaksanakan di dua kota besar yakni Jakarta dan Palembang serta beberapa kota di sekitar Jawa Barat yang turut serta mensukseskan gelaran terbesar se –Asia itu.

Tak hanya Kota kota kecil yang memberi sumbangsih demi kesuksesan event olahraga terbesar se-Asia itu namun juga Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI), juga memberi kepedulian yang nyata terhadap program pemerintah dalam hal ini dengan mendukung event olahraga melalui obat obatan.

GPFI DKI Jakarta yang diketuai oleh Handoko B. Soetrisno menginstruksikan anggotanya untuk memberikan sumbangan obat-obatan guna membantu mesukseskan Asian Games 2018. Handoko B. Soetrisno menunjuk Teddy Iman S yang merupakan bendahara GPFI DKI Jakarta sebagai ketua koordinator bantuan obat-obatan Asian Games ke-17 tahun 2018.

Obat-obatan yang dibutuhkan untuk Asian Games pada dasarnya berhubungan dengan cedera dalam pertandingan atau pelaksanaan dilapangan saat bertugas. Peran serta industri farmasi dalam kegiatan sumbangan obat-obatan untuk Asian Games tahun ini melibatkan 15 perusahaan farmasi yang ada di Jakarta.

Proses pengumpulan obat-obatan berlangsung kurang lebih satu minggu karena harus menunggu obat-obatan dari para donatur industri farmasi.

Dikutip dari kompas.com (10/10/18) sumbangan obat-obatan yang terkumpul diserahkan kepada perwakilan dari Departemen Medical & Doping Control Inasgoc yang diwakili oleh dr. Fits Gerald Patty dan disaksikan oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta yang diwakili oleh dr. Weningtyas dan Wahyu.

Obat-obatan yang diberikan oleh GPFI DKI Jakarta untuk acara Asian Games 2018 masa kadaluarsanya cukup panjang dan nilai sumbangan tersebut lebih dari Rp 360 juta.
Beberapa pengurus GPFI juga berperan secara aktif menjadi bagian dari panitia Asian Games 2018 di salah satu cabang olahraga yaitu Modern Pentathlon. Sumbangan obat obatan tersebut pemanfaatannya sangat berguna sekali terutama bagi atlet.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here