Ikuti Turnamen Asia di Thailand, PBSI Sewakan Pesawat Untuk Atlet Bulutangkis Indonesia

0
Sumber Gambar: ANTARA FOTO/INASGOC/Nafielah Mahmudah/tom/18.

Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) sudah menetapkan bahwa akan mengirimkan atlet bulutangkis Indonesia di turnamen Asia Open I dan II di Thailand.  Demi memberikan rasa aman, PBSI akan menyewakan pesawat khusus bagi Kevin Sanjaya dan rekan – rekannya.

Sebelumnya Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) sudah menetapkan aturan agar seluruh anggotanya termasuk Indonesia harus mengirimkan atlet bulutangkisnya ke kualifikasi sebelum turun di putaran utama BWF World Finals 2020. Tiga kualifikasi sekaligus turnamen sisa musim 2020 tersebut, terdiri dari Denmark Open, Asian Open I dan II.

Dari tiga turnamen tersebut, setiap federasi diizinkan memilih, antara mengikuti turnamen di Asia atau Eropa, menyesuaikan dengan regional masing – masing. PBSI sendiri sudah memastikan mengirimkan atlet bulutangkis Indonesia ke turnamen Asia, setelah sebelumnya memastikan absen dari Denmark Terbuka.

Alasan yang mendasari PBSI lebih memilih dua turnamen di Thailand, adalah keselamatan dan kesehatan para atlet bulutangkis Indonesia yang memang jadi perhatian utama di masa pandemi ini. Hal tersebut dibeberkan langsung oleh Sekretaris Jenderal PBSI, Achmad Budiharto.

“Kami merencanakan ikut karena kami anggap bahwa penanganan keselamatan ini sudah sesuai dengan harapan kami,” kata Budiharto, seperti dilansir dari Detik.com.

“Kalau yang di Denmark mohon maaf, penanganannya masih banyak celah. Selain itu, perjalanan cukup panjang, ketakutan kami terpapar cukup tinggi, apalagi kami bersama dengan penumpang umum,” dia menjelaskan.

“Sementara itu kalau di Thailand, kami berencana charter pesawat. Agak sombong sedikit,” lanjutnya berkelakar.

Sementara itu, Kepala bidang Pembinaan Prestasi PP PBSI, Susi Susanti menyampaikan, jika sekarang para atlet bulutangkis Indonesia yang bergabung di Pelatnas Cipayung, terus intens melakukan persiapan demi turnamen yang akan datang.

“Mereka (atlet) siap bertanding dan pelatnas masih terus berjalan,” ungkapnya.

Soal bagaimana prosedur pengiriman atlet bulutangkis Indonesia ke turnamen di luar negeri, Susi menyebut saat ini terus intens menjalin komunikasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

“Kami sudah melaporkan semua kegiatan kami ke Kemenpora.” kata Susi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here