Hasil Maksimal Atlet Indonesia Di YOG 2018

0

Mengirimkan 18 atlet mudanya ke Youth Olimpic Games 2018, Indonesia hanya meraih 1 medali perunggu. Bertanding selama 12 hari di Buenos Aires, Argentina, Nur Vinatasari berhasil meraup satu-satunya medali kontingen Indonesua dari cabang angkat besi kelas 53 kg.

Hasil ini tidak berbeda dengan hasil di 2 olimpiade remaja sebelumnya di tahun 2010 dan 2014. Di dua gelaran olimpiade remaja tersebut, Indonesia meraih masing-masing 1 perunggu. Di tahun 2010, Indonesia meraih pernggu dari cabang angkat besi, lewat Dewi Safitri. Sedangkan di tahun 2014, Indonesia meraih medali lewat pebulu tangkis, Anthoni Ginting.

Hasil ini mendapat apresiasi dari Menteri Pemuda dan Olah Raga, Imam Nahrawi yang secara langsung hadir di Argentina. Imam Nahrawi mengatakan, bahwa olimpiade merupakan level yang cukup tinggi sehingga tidak mudah untuk menjadi yang terbaik di sana.

“Terima kasih Youth Olympic Buenos Aires 2018. Terima kasih atas pengalaman yang berharga untuk para atlet muda kita. Olimpiade adalah level tertinggi dari pesta olahraga multi event. Tidak mudah untuk masuk ke dalam level ini,” ujar Imam Nahrawi seperti yang dikutip dari Merdeka.com.

Hal ini senada dengan ungkapan Chef de Mission (CdM) Indonesia di Youth Olympic Games 2018 , Dito Ariotedjo. Menurutnya, hasil yang didapat para atlet Indonesia menjadi pelajaran berharga bagi para atlet untuk menghadapi event-event dunia.

“Sangat bangga dan senang dengan prestasi yang diraih oelh para atlet. Mereka sudah berjuang dengan luar biasa,” Ujar Dito.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here