German Open 2020 Ditunda, Pekerjaan Besar Buat Hafiz/Gloria

0
Sumber Gambar: badmintonindonesia.org

Keinginan pasangan ganda campuran Tim Indonesia dari cabor bulutangkis, Hafiz Faizal/Gloria Emanuele Widjaja untuk bisa menambah poin demi menembus babak kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020, harus terhalang untuk sementara waktu. Seperti dilansir dari Badminton Europe, bahwa Federasi Bulutangkis Jerman baru saja mengumumkan penundaan salah satu babak kualifikasi Olimpiade 2020, yaitu German Open 2020.

Alasan penundaan turnamen dengan level Super 300 tersebut, adalah akibat ancaman virus corona. Kota Mulheim an der Ruhr, yang menjadi tuan rumah German Open 2020, sudah memutuskan untuk membatalkan turnamen tersebut, setelah mendapat rekomendasi dari otoritas kesehatan setempat.

Sebagai info bagi anda, wabah virus corona, saat ini diketahui sudah menyebar ke Benua Eropa, yang mengakibatkan beberapa turnamen olahraga jadi tertunda penyelenggaraannya.

Dikutip dari Bolasport.com, penundaan German Open 2020 sendiri, memberikan kerugian bagi Tim Indonesia. Dimana, Indonesia sendiri sudah mendaftarkan wakil andalan di sektor tunggal putri dan ganda campuran, pada ajang yang seharusnya diadakan pada 3-8 Maret 2020 tersebut.

German Open 2020, awalnya, akan diikuti, sebagai bentuk pemanasan menuju turnamen akbar All England Open 2020 yang akan dilangsungkan pada 11-15 Maret 2020. Bukan sekedar persiapan, German Open 2020, juga akan dijadikan ajang bagi pebulutangkis Indonesia untuk bisa mengumpulkan poin, demi menjaga asa menuju Olimpiade Tokyo 2020.

Begitu juga untuk dua ganda campuran utama Indonesia, Praveen Jordan/ Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faizal/ Gloria Emanuelle Widjaja, yang kini tengah berjuang habis – habisan demi mengamankan tiket Olimpiade.

Poin Praveen/ Jordan dan Hafiz/Gloria memang masih belum lagu bertambah sejauh ini, karena mereka memang belum melakoni satu turnamen pun, sejak Januari 2020.
Hanya saja, situasi yang kini dialami Hafiz/ Gloria menjadi lebih memusingkan, karena peringkat mereka masih ada di bawah kompatriotnya tersebut, sepanjang masa kualifikasi Olimpiade 2020.

Praveen/Melati saat ini berada di peringkat kelima dengan koleksi 70.527 poin. Adapun Hafiz/Gloria menempati urutan kedelapan dengan 59.051 poin. Hafiz/ Gloria punya kewajiban untuk menjaga tempat mereka, karena, setiap negara hanya bisa mengirim dua pasangan ke Olimpiade, jika pasangan kedua masuk di posisi delapan besar.

Batalnya German Open 2020 merugikan Hafiz/Gloria lantaran mereka punya bekal bagus dengan menjadi runner-up pada tahun lalu.

“Kalau turnamennya batal, otomatis poin [tahun lalu] hilang,” kata Kasubid Hubungan Internasional PP PBSI Bambang Roedyanto, Kamis (27/2/2020).

“Tapi itu kan keganti dengan yang [hasil runner-up] di Thailand. Untuk ganda campuran Korea Selatan juga hilang,” ucap pria yang akrab disapa Rudy tersebut.

Batalnya German Open 2020 membuat Hafiz/Gloria dituntut hasil bagus dalam keikutsertaan mereka di All England Open 2020. Menurut Rudy, Hafiz/Gloria setidaknya harus lolos ke perempat final untuk mengamankan kans mereka lolos ke Olimpiade 2020.

“Minimal perempat final dan Goh Soon/Huat/Lai Shevon Jemie (Malaysia) tidak sampai babak semifinal,” ucap Rudy menambahkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here