Gagal tampil di Asian Games, Jovita Elizabeth Siap Berprestasi di ANOC 2019

0
Jovita Elizabeth Simon. Sumber Gambar: MainBasket.com

ANOC Beach Games Qatar 2019 menjadi event yang spesial bagi Jovita Elizabeth Simon. Pesta olahraga pantai tersebesar tersebut bakal menjadi kesempatan untuk balas denam usai batal memperkuat Indonesia diajang Asian Games 2018 silam.

Jojo biasa ia dipanggil adalah salah satu dari lima pebasket timnas 3X3 Putri Indonesia. Namanya malang melintang di kompetisi internasional basket bersama Timnas Merah Putih.

Sebelum Asian Games 2018 saja Jojo dan timnas menjalani tujuh turnamen di empat negara. Yang pertama Ulanbaatar, Mongolia, lalu Shenzhen dan Chengdu, China. Setelah dua negara tersebut rampulng Jojo dan kawan-kawan terbang ke Amesterdam, Belanda dan terakhir ke Manila, Filipina.

Tak disangka, rentetan jadwal yang padat dan latihan yang intens membebani kaki alumnus SMA Gloria Surabaya tersebut. Dampaknya mulai terasa pada saat bertandingan Streetball Master, namun saat itu Jojo mampu mengatasi rasa sakitnya.

Dan puncaknya pada saat berlaga melawan timnas 3X3 Belanda. Mengawali laga seperti biasa tiba-tiba Jojo tersungkur usai melakukan drive tajam. Setelah dilakukan pemeriksaan Jojo didiagnosis cidera ACL pada kaki kanannya.

Dengan cidera tersebut dara berusia 22 tahun tersebut terpaksa menjalani operasi di Filipina. Dan masa pemulihannya pasca operasi membuatnya harus menepi kurang lebih 9 bulan. Vonis tersebut mengbur mimpi Jojo untuk berpartisipasi di Asian Games yang kala itu tinggal 30 hari lagi.

Setelah pulih dari cidera, Jojo langsung tancap gas mengembalikan puncak performa. Setelah dirasa sembuh total, ia kemudian dipanggil kembali untuk mewakiliki Indonesia di beberapa turnamen Internasional. Salah satu yang terbaru adalah ANOC Beach Games 2019.

Event ini bakal menjadi ajang pembalasan usai batal di Asian Games 2018 silam. Tidak hanya itu, kompetisi ini juga menjadi tantangan baru karena levelnya berada diatas Asian Games.

“Persaingan di ANOC World Beach Games I/2019 pasti akan lebih berat. Sebab, kita akan menghadapi tim-tim yang biasa bersaing pada ajang event dunia,” ucap Jojo dinukil dari laman Topskor.id.

“Tetapi, kami tidak pernah gentar menghadapinya dan akan menjadikan pengalaman bertanding di Nation League sebagai modal untuk menghadapi lawan-lawan nanti,” imbuhnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here