Gagal Bawa Emas, Cabor Esport Bakal Di Evaluasi

0

Cabang Olahraga esport bakal mendapatkan evaluasi besar setelah gagal memenuhi target di SEA Games 2019 Filipina. Esport menjadi salah satu cabor baru yang mendapatkan target mendali dari kontingen Indonesia. Pasalnya berkaca dari Asian Games 2018 lalu, Indonesia mampu bicara banyak pada cabang olahraga elektronik tersebut.

Dalam SEA Games 2019 Filipinia, Indonesia menurunkan 21 atlet yang berlaga dalam enam gim, yakni Arena of Valor, DoTA 2, Heartstone, Mobile Legend, Starcraft II dan Tekken 7.

Dari enam gim tersebut setidaknya Indonesia optimis bisa membawa pulang medali. Sedangkan Wakil Ketua Timnas Esport Indonesia, Erlangga putra menyebut sesumbar anak asuhnya bisa membawa lebih dari empat emas.

Namun yang terjadi justru diluar dugaan. Cabor esport gagal mendulang emas dari SEA Games 2019 Filipina.

“Prediksi medali yang diperoleh sudah diukur berdasarkan kekuatan timnas esports di masing-masing nomor gim yang dipertandingkan. Namun kenyataanya saat pertandingan di luar dugaan,”ucap Sekretaris Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga, Aris Subiyono, saat menghadiri acara Dunia Games League 2020, seperti dilansir dari liputan6.com.

Imbasnya Aris mengungkapkan akan ada evaluasi terhadap setiap nomor gim yang dipertandingkan.

“Nanti bersama dengan pihak terkait kami akan mengevaluasi hasil masing-masing nomor yang dipertandingkan, karena hasil ini akan menjadi pertimbangan dana binaan yang bakal diterima untuk persiapan event selanjutnya,” ucap Aris.

Sementara itu hasil minor ini membuat sejumlah pihak skeptis kontingen Indonesia bakal kembali menurunkan atlet di cabor Esport untuk SEA Games 2020.

Menanggapi hal tersebut Aris mengatakan belum bisa berkomentar terlalu banyak. Baginya spekulasi tersebut masih terlalu dini, apalgi evalusi yang dilakukan pun belum berjalan.

Namun yang jelas ia masih menaruh harapan besar kepada cabor esport untuk mengharumkan nama Indonesia.

“Kami (pemerintah) akan tetap berangkatkan pemain-pemain esports terbaik ke Asean Games, toh peluang untuk menjadi cabor yang menyumbang medali ada dan memang kita punya kekuatan di hal tersebut.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here