Menjadi PNS Tidak Boleh Ganggu Aktifitas Sebagai Atlet

0
Sumber Gambar: Tribun News

Sorry, this entry is only available in Indonesian. For the sake of viewer convenience, the content is shown below in the alternative language. You may click the link to switch the active language.

Profesi sebagai olahragawan di Indonesia nampaknya belum menjadi jaminan terutama jaminan di hari tua. Di usia produktif dan prestatifnya, para olahragawan akan dengan mudah mendapatkan pemasukan sebagai konpensasi atas prestasi dan kerja keras mereka. Tapi saat produktifitas dan prestasi mereka menurun karena usia atau sebab lain, mereka tidak mempunyai jaminan atas hidup keseharian mereka.

Inilah yang dipikirkan oleh pemerintah Indonesia supaya para atlet Indonesia yang berprestasi, bisa juga menikmati kerja keras mereka di saat sudah tidak menjadi atlet lagi. Pemerintah menyediakan kesempatan kepada para atlet berprestasi di Pekan Olah Raga Nasional, Sea Games, Asian Games, dan Asian Para Games untuk mengikuti test Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Status PNS yang akan disandang para atlet diharapkan tidak akan menghentikan karir mereka, baik secara prestasi maupun pembinaan. Menpor Imam Nahrawi mengharapkan supaya mereka terus bisa berkembang di dunia olah raga dan memberikan semangat kepda para juniornya.

“Beberapa dispensasi tetap diberikan, karier mereka di olahraga tidak boleh berhenti hanya karena PNS terus jadi atlet dan pelatih dan terus mengembangkan semangatnya ke junior-juniornya, nantinya juga akan didistribusikan di cabang-cabang olahraga, klub, sekolah olahraga dan pelatnas-pelatnas,” jelas Menpora dilansir setkab.go.id.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here