Dengan Kerja Keras, Eko Yuli Tatap Olimpiade 2020

0
ANTARA FOTO/INASGOC/Dhemas Reviyanto/YU

‘Tidak ada satu kompetisi yang bisa dimenangkan tanpa kerja keras” – Eko Yuli

Setelah meraih emas di Kejuaraan Dunia angkat besi 2018, Eko Yuli langsung menatap kompetisi dunia lainnya, Olimpiade. Dalam wawancara yang diunggah di web resmi kejuaraan dunia angkat besi 2018, Eko meyakinkan bahwa olimpiade merupakan target utamanya.

“Sure. That’s my goal. We made a step towards the Tokyo Olympic Games,” ujar Eko di ashgabat2018.com.

Kejuaraan Dunia yang diselenggarakan di Kota Ashgabat ini merupakan batu loncatan bagi Eko untuk bisa berlaga di Tokyo tahun 2020. Walaupun Jepang menjadi tujuannya, tapi Eko tampil habis-habisan di Turkmenistan untuk menjadi yang terbaik di dunia.

Kemenangan yang diraih Eko di kejuaraan dunia memang tidak didapat dengan mudah. Selain harus disiplin dengan berlatih setiap hari, lelaki asal Lampung ini melakukan diet yang cukup ketat. Diet ini didorong salah satunya untuk mengurangi berat badan, karena kelas yang diikuti Eko turun sebanyak 1 kilogram menjadi 61 kg.

Sebelum meraih medali emas di Asian games 2018, Eko sudah berlaga di 3 olimpiade. Di Olimpiade Beijing 2008 dan London 2012, Eko berhasil meraih medali perunggu di kelas 62 kg. Barulah di Rio 2016, prestasi Eko mulai membaik dengan meraih perak. Kemenangan di Turkmenistan ini menjadi modal awal bagi Eko untuk memberikan medali emas di Olimpiade 2020.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here