Dukungan Pemprov Sumsel Demi Indonesia Sukses Tuan Rumah Olimpiade 2032

0
Sumber: tribunnews.com

Sukses menjadi tuan rumah Asian Games dan Asian Para Games 2018, Indonesia memang langsung pasang target untuk menjadi tuan rumah dari pesta olahraga level dunia yakni Olimpiade pada tahun 2032 mendatang. Untuk itu pemerintah Indonesia melalui Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi berharap semua pihak memberikan dukungan penuh akan niat tersebut.

Bak gayuh bersambut, ucapan Imam itu pun seolah langsung direspon oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel lawat Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dengan menggelar pelatihan fisik kepada 55 peserta pelatih level 1, di Gedung C Wisma Atlet, Jakabaring Sport City Palembang.

Kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumsel, Ahmad Yusuf Wibowo mengungkapkan pelatihan fisik kerap kali dianggap sepele karena para atlet seringkali hanya mendapat pelatihan tak-tik atau strategi bermain saja.

Sebagai informasi,pelatihan pelatih fisik level 1 Nasional ini mengusung tema program melahirkan 10 ribu pelatih fisik nasional, menyongsong Indonesia sukses prestasi dan tuan rumah olimpiade 2023 yang berlangsung pada tanggal 11 hingga 14 Oktober 2018.

“Fisik yang kuat itu perlu, seringkali dinafikan itu tidak boleh, meskipun punya taktk atau strategi yang hebat, tapi tidak punya fisik yang kuat, ya akan percuma saja, makanya untuk melahirkan atlet kuat dan hebat dimasa yang akan datang, pelatihan pelatih fisik ini sangat perlu dilakukan”, kata Yusuf, dilansir dari TribunSumsel

Sementara itu menurut Ketua LP2O Lankor , Dr Ria Lumintuarso, para pelatih di Indonesia masih acuh terhadap pemahaman bagaimana melatih fisik untuk perbedaan cabang-cabang olahraga. Para pelatih masih memandang latihan fisik hanya mengganggu latihan teknik, disini terdapat kontraproduktif.

Padahal menurut Dr Ria, latihan fisik merupakan salah satu faktor penentu prestasi para atlet, dan dapat menjadi peningkatan performa atlet saat bertanding.

“Fisik menjadi salah satu faktor penentu dalam sebuah prestasi olahraga, oleh karena itu kita harus bisa mengetahui sebagai seorang pelatih, apa yang harus kita latih dan bagaimana cara melatih dan kapan latihan fisik ini diberikan pada setiap periodesasinya,” ungkapnya.

“Jadi kalau kita sudah menguasai sebuah cabang olahraga tanpa fisik maka standart performa atlet akan turun, karena fisik merupakan salah satu penentu prestasi. Sehingga dalam pelatihan ada 4 komponen penting,yaitu  teknik, fisik sebagai peningkatan kualitas kemampuan untuk prestasi, taktik, dan mental”. Katanya.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para pelatih mengerti komposisi antara teknik dan fisik yang mendukung latihan para atlet.

“Nah dengan pelatihan pelatih fisik ini kita menemukan jalan bersama untuk memadukan fisik dan teknik. Jadi kalau fisik itu biasanya dipandang sebagai sifatnya umum itu memang iya, tpai ada fisiknya bentuknya teknik. Sehingga itulah yang akan mendukung latihan fisik itu kita arahkan ke fisik yang mendukung teknik”, tambahnya.

Sebagai informasi, pelatihan pelatih fisik ini merupakan yang ke 26 secara Nasional, dan ketiga kalinya di Palembang. sebanyak 55 peserta pelatih fisik pemula ini berasal dari Sumsel, Bengkulu, Bangka, Jakarta, Padang, Batam, Pekanbaru dan Yogyakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here