Dapat Restu Kemenpora, Atlet Renang Indonesia Mulai Bersiap Untuk Olimpiade Tokyo 2020

0
Sumber Gambar: Humas PRSI / Tribun News

Pemusatan latihan nasional (Pelatnas) untuk atlet renang Indonesia, dipastikan bisa segera bergulir, setelah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sudah memberikan restu bagi Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) untuk memulai persiapan menuju Olimpiade Tokyo, melalui kucuran dana sebesar Rp 1,2 miliar.

Seperti dilansir dari Tempo.co, persetujuan pelaksanaan program Pelatnas atlet renang Indonesia dengan proyeksi Olimpiade tersebut, dilakukan lewat proses penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional (PPON) Yayan Rubeni bersama Sekretaris Jenderal PRSI Ali Patiwiri di Kantor Kemenpora, Senin (12/10). Acara tersebut juga langsung disaksikan secara virtual oleh Kemenpora Zainuddin Amali dan Ketua Umum PB PRSI Anidnya Bakrie.

“Berdasarkan hasil review dan seleksi administrasi dan RAB oleh tim yang dibentuk PPK pada 24 September 2020 dengan hasil usulan anggaran Rp 1.596.000.000 dan disetujui bantuan sebesar Rp 1.201.800.000,” kata Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Chandra Bakti.

Pendanaan sebesar Rp 1,2 M tersebut akan diperuntukkan bagi Pelatnas enam atlet renang Indonesia, dua pelatih, serta empat tenaga pendukung, untuk bisa berlatih dan bertanding memperebutkan tiket Olimpiade Tokyo. Juga sebagai bentuk dukungan untuk pembinaan jangka panjang atlet renang Indonesia, termasuk juga persiapan SEA Games 2021 Vietnam.

Secara detail, hal – hal yang akan didanai adalah, honorarium, akomodasi, tiket pulang pergi, tes PCR, suplemen, dan asuransi BPJS Ketenagakerjaan yang dikhususkan untuk atlet renang Indonesia yang tergabung di Timnas, serta juga manajer, pelatih dan para tenaga pendukung Pelatnas renang Tim Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Kemenpora juga memberikan himbauan kepada seluruh organisasi induk cabang olahraga, agar bisa menggunakan anggaran sesuai dengan perjanjian dan dengan bijak. Jika mendapatkan kesulitan dalam pengelolaan anggaran, diharapkan setiap cabor bisa langsung berkonsultasi dengan Kemenpora, untuk diberikan pendampingan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here