Bikin Sejarah, DPRD NTT Jadi Yang Pertama Bikin Perda Olahraga

0
Sumber Gambar: Tribun News

Suara masyarakat olahraga Nusa Tenggara Timur atau NTT akhirnya didengar oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Timur, mengapa? Ya, karena anggota Dewan tersebut membuat sejarah baru yakni pembuatan Peraturan Daerah khusus Olahraga.

Pengambilan kebijakan yang membawa aspirasi masyarakat NTT itu dipandang perlu untuk segera merancang sebuah Perda. Sejak berdirinya provinsi ini dan sering menyelenggarakan serta mengikuti berbagai kegiatan olahraga, baik di tingkat provinsi nasional dan internasional, belum pernah ada peraturan yang mengatur khusus tentang olahraga.

Dilansir dari pos-kupang.com, hal ini dinisiasi oleh DPRD NTT melalui Komisi V berkolaborasi dengan Dinas Pemuda Olahraga, KONI dan para pakar di bidang olahraga. Ranperda pun kini sudah mendekati tahap akhir penyelesaiannya.

Mulai pelaksanaan Porprov 2014, lanjut ke PON 2015 dan PON XIX 2016 silam, pihak KONI NTT menjalankan semua program dengan dana seadanya. Bahkan Ketua Umum dan Harian KONI NTT Frans Lebu Raya dan Andre Koreh sampai harus melelang lagu demi mendapat dana tambahan. Inilah yang dirasakan oleh para anggota Dewan khususnya Komisi V DPRD NTT.

Kolaborasi yang baik antara pemerintah, DPRD dan KONI NTT itulah yang menjadkan Provinsi NTT sukses meraih 7 medali emas, 7 medali Perak dan 9 medali Perunggu dalam ajang PON XIX tahun 2016 silam. Gebrakan Frans Lebu Raya dan Andre Koreh tersebut didukung oleh DPRD NTT dan akhirnya semuanya terlaksana dan membuat sejarah untuk pertama kali seluruh peraih medali dalam sebuah event olahraga diberikan bonus uang dan rumah bertipe 36

Ranperda Olahraga sebenarnya sudah dipikirkan oleh Komisi V DPRD NTT sejak kembali dari PON Bandung -Jawa Barat. Pada tahun 2017, Komisi V DPRD NTT mengajak KONI untuk melaksanakan studi banding di Bandung, tepatnya Dispora dan KONI Provinsi Jawa Barat.

Meski pada prosesnya memakan waktu yang sangat lama karena mencakup berbagai aspek, diantaranya olahraga yang berkaitan dengan Pendidikan, Rekreasi, Prestasi, Disabilitas dan Aparatur Sipil Negara. namun akhirnya hal itu bisa melegakan semua pihak.
Dengan adanya ranperda Olahraga ini, bisa jadi masyarakat olahraga di Provinsi NTT bisa lebih berkembang dan tak menutup kemungkinan, masyarakatolahraga di daerah Jawa yang seringkali meraih penghargaan paling tinggi nantinya akan bisa dikalahkan oleh NTT.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here