Berencana Terjunkan Atlet di Kejuaraan Remaja Dunia, PABSI Tunggu Regulasi

0
Sumber: Tribun News

Federasi Angkat Besi Dunia (IWF) berencana menggelar kejuaraan dunia remaja pada masa pandemi covid-19 saat ini, dengan model virtual alias daring.

Namun, konsep tersebut masih butuh dimatangkan kembali,  karena akan melibatkan banyak negara peserta. Meskipun sempat diujicobakan pada turnamen terbuka di Uzbekistan beberapa waktu yang lalu, namun regulasinya hingga saat ini belum selesai dibuat.

Mereaksi persoalan ini, Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) berusaha tetap mempersiapkan diri, dengan tetap menjalankan program latihan dalam masa pandemi.

“Kami juga masih menunggu regulasinya dari IWF seperti apa. Kalau jadi November akan dimulai kejuaraan online tersebut,” kata pelatih nasional angkat besi, Dirdja Wihardja, dilansir dari detikSport.

Dalam kejuaraan dunia remaja, PABSI berencana menerjunkan tiga lifternya. Yang terdiri dari M Fathir (61 kg), Rizki Juniansyah (73 kg) dan satu lifter putri yang masih dalam tahap seleksi.

Ketiga atlet tersebut, nantinya akan difokuskan menjalani program bersama 10 atlet angkat besi lain. PABSI juga akan berencana kembali menggelar tes angkatan pada akhir bulan September ini.

“Nanti yang tes angkatan ada 12 lifter tanpa Eko (Yuli Irawan). Dia tidak ikut karena harus persiapan diklat prajabatan Kemenpora,” ujar dia.

“Pada hasil tes itu nanti akan dilihat dimana kekurangan anak-anak. Apa yang perlu ditambah atau dievaluasi untuk persiapan kejuaraan dunia nanti,” pungkas Dirja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here