Belajar dari Kesuksesan Koko Prasetyo Darkuncoro Sebagai Atlet dan Pelatih Voli Pasir Tim Indonesia

0
Sumber Gambar: DELIA MUSTIKASARI/BOLASPORT.COM

Tidak banyak insan olahraga yang mampu sukses dalam dua profesi secara ideal dalam perjalanan kariernya. Yaitu sebagai atlet maupun pelatih dalam level internasional. Namun salah satu sosok yang mampu mencapainya adalah Koko Prasetyo Darkuncoro atlet/ pelatih voli pasir (pantai) jagoan Tim Indonesia.

Sebagai atlet, pria yang berasal dari klub voli Galang Amalkan Norma Etika via Olahraga (Ganevo) Yogyakarta ini sudah banyak meraih prestasi, mulai dari regional hingga internasional.

Pada level regional, Koko yang mengawali karier sebagai atlet bola voli indoor ini sudah memperkuat berbagai klub di Indonesia. Mulai dari Ganevo Yogyakarta (1995-2002), lalu juga beralih ke beberapa tim Proliga seperti tim voli Bank DKI Jakarta (2002-2004), P2B Sananta Jakarta (2007-2008) dan klub voli Palembang Bank SumselBabel (2009).

Sementara, sebagai atlet voli pasir Timnas Indonesia, bergagai prestasi mentereng pun pernah diraih oleh putra pasangan HR Sarodjo Darsono dan Hj R ng Dinik Rahayu tersebut. Di antara prestasi yang telah diraih Koko di cabor voli pasir tingkat Internasional, sehingga berhasil membawa pulang medali emas, perak dan perunggu adalah juara II (runner-up) Asian Games Korea tahun 2002 sehingga meraih medali perak, medali emas SEA Games Vietnam (2003), medali emas kejuaraan dunia mahasiswa di Thailand (2004), medali perak SEA Games Manila, Filipina ( 2005), medali perunggu Asian Games Qatar (2006), medali emas SEA Games Thailand (2007), medali emas Asian Beach Games Bali (2008), medali emas SEA Games Laos (2009), medali emas SEA Games Palembang (2011), medali emas Asian Beach Games di China (2012) dan medali emas Asian Beach Games di Thailand (2014).

Sedangkan pada tingkatan nasional, sebagai atlet voli, Koko sudah merasakan berbagai gelar juara, diantaranya. medali emas voli pasir pada PON 2004 dan medali perak voli indoor pada PON 2008.

Setelah tidak lagi menjadi atlet pada pada 2015, Koko langsung mendapat kehormatan dengan menjadi pelatih untuk Timnas voli pasir Indonesia.  Bersama Koko, prestasi Timnas Indonesia juga terlihat membanggakan. Prestasi yang direbut timnas voli pasir Indonesia juga cukup moncer dan membanggakan, yaitu mampu merebut medali emas dan perak dari berbagai kejuaraan voli tingkat dunia, seperti juara 1 east Asia Continental 2015, juara I Asia Pasific di Taiwan (2019), juara I SEA Games Manila, Filipina (2019)dan banyak lagi yang lainnya.

Menurut Koko, seperti dilansir dari KRJogja.com, untuk bisa menjadi atlet dan pelatih yang memiliki prestasi bagus, ada tiga kata kunci yang harus selalu dijalani.Kata kunci tersebut adalah tekun, disiplin dan konsisten. Dengan mengamalkan tiga kata tersebut, Koko merasa bahwa perjalanan karirnya sebagai atlet voli bisa penuh keberkahan. Salah satunya dia diganjar menjadi Aparatur Sipil Negara di Kementerian Pemuda dan Olahraga dari Pemerintah Republik Indonesia.

Saat ini, Koko sendiri bertekad untuk bisa terus berada di dunia voli,sembari terus berbagai ilmu dan pengalamannya kepada generasi muda, sehingga bibit – bibit voli potensial akan terus muncul dan selalu bisa menjadi kebanggaan Merah Putih di mata dunia.

“Tentu saja apa yang sudah diraih ini, menjadi kebanggaan saya. Tapi ilmu voli terus berkembang. Karenanya demi menjaga prestasi yang selama ini pernah diraih, maka ke depannya, maka harus mau belajar dan belajar,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here