Begini Upaya Pemerintah Jatim Bentuk Atlet Usia Dini Secara Maksimal

0

Pembinaan atlet usia dini kian digalakkan oleh Pemerintah Provonsi (Pemprov) Jawa Timur melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jatim guna menunjang perkembangan olahraga yang berkelanjutan di Indonesia.

Hal tersebut dibuktikan dengan dilaksanakan Pelatihan Pelatih Tingkat Dasar bagi guru Penjaskes dari tingkat SD, SMP, SMA/SMK, dan pelatih olahraga (ekskul).

Dalam pelatihan yang berlangsung di Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya mulai hari Jumat-Minggu (19-21/10/2018) tersebut, para guru diberikan pemahaman tekait teknik dan metode yang benar untuk memperkuat pembibitan olahraga di lingkungan sekolah.

“Tujuannya untuk memperkuat pembibitan olahraga di sekolah-sekolah dengan teknik dan metode yang benar bagi guru-guru,” kata Kadispora Provinsi Jatim, Supratomo, dilansir dari Tribunnews.com.

Sebagai informasi, dalam pelatihan tersebut setidaknya diikuti sekitar 500 guru dari tingkat SD, SMP, SMA/SMK, dan pelatih olahraga (ekskul). Sementara pengisi materi pada pelatihan tersebut didatangkan dari Kemenpora, lalu Universitas Negeri Surabaya (Unesa), KONI dan Dispora Jatim.

Suprapto menambahkan, bahwa pelatihan tersebut menjadi yang pertama dilaksanakan di Jawa Timur. Tak hanya berhenti disitu, kegiatan serupa rencana akan digelar rutin setiap tahun. Diharapkan para guru bisa menerapkan standarisasi latihan bagi para atlet usia dini yang dapat dibina dan dibentuk sebagai atlet profesional.

Terlebih Jawa Timur merupakan salah satu provinsi yang turut banyak menyumbang atlet bagi Indonesia untuk berbagai level kejuaraan nasional hingga internasional.

“Ini pertama kalinya dilaksanakan agar para guru bisa menerapkan standarisasi pelatihan bagi talent di sekolah, ke depan kita rencanakan setiap tahun diselenggarakan, tapi lihat kekuatan anggaran dulu,” pungkasnya.

Sementara itu, pelatihan dasar bagi para guru ini tak hanya berlangsung di Surabaya. Pelatihan serupa juga akan dilakukan di Sidoarjo (SMAN 1 Sidoarjo) pada tanggal 26-28 Oktober 2018; di Gedung Soejono, Lumajang pada tanggal 2-4 Nopember 2018; di Kabupaten Kediri pada tanggal 9-11 Nopember 2018; serta di Tulungagung pada tanggal 14-16 Nopember 2018.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here