Babak Kualifikasi Ditiadakan, Cabor Tenis Indonesia Tanpa Wakil di Olimpiade Tokyo 

0
Sumber Gambar: Twitter @tenis_indonesia

Tim Indonesia dari cabang olahraga tenis lapangan dipastikan sudah tidak bisa mengirimkan wakilnya ke Olimpiade Tokyo 2020. Setelah Federasi Tenis Internasional (ITF) resmi mengumumkan bahwa babak kualifikasi ditiadakan lebih awal, akibat pandemi covid-19.

Sebagai ganti kualifikasi, ITF akan meloloskan petenis ke Olimpiade berdasarkan pada rangking WTA dan ATP per 8 Juni 2020 mendatang. Semua turnamen yang pada bulan Maret dan April yang seharusnya juga jadi babak kualifikasi harus ditiadakan.

Pada Olimpiade Tokyo 2020, yang akhirnya diundur ke 2021, tenis lapangan akan mempertandingan lima nomor, yaitu tunggal putra, ganda putra, tunggal putri, ganda putrid dan ganda campuran. Minimal ada 172 petenis yang akan ikut serta, terdiri dari 86 putra dan 86 putri, setelah dinyatakan lolos melalui rangking.

Namun dengan ditutupnya babak kualifikasi lebih awal ini, sudah pasti Merah Putih tidak bisa menempatkan satupun wakilnya di Olimpiade. Seperti dilansir dari Indosport, bahwa petenis yang bisa lolos ke Olimpiade adalah 64 peserta yang lolos langsung, atau 56 peringkat teratas, serta maksimal 4 peringkat ATP dan WTA per gender.

Sementara peringkat petenis Tanah Air di nomor tunggal Aldila Sutijadi masih ada di rangking 375 dunia (WTA) dan Agung Susanto ada di 1350 (ATP). Melihat peringkat mereka yang masih sangat jauh dari batas minimal kualifikasi, maka keduanya sudah otomatis tidak lolos.

Sedangkan di ganda putra dan putri, Olimpiade hanya akan memberikan kuota kepada 32 pasangan saja, yang terdiri dari 31 peserta yang lolos langsung plus satu tuan rumah. Ganda diambil dari 10 besar peringkat WTA dan ATP, dengan pasangan ganda WTA dan pasangannya minimal berperingkat 300 besar, maksimal hanya dua pasangan.

Sementara saat ini, petenis terbaik yang dimiliki Tim Indonesia adalah Beatrice Gumulya peringkat 155, Jessy Rompies (166) dan Christopher Rungkat (81). Bahkan ganda campuran Indonesia Aldila Sutijadi dan Christopher Rungkat juga tidak mendapatkan tempat, meskipun keduanya berhasul meraih emas di Asian Games 2018 dan SEA Games 2019. Lantaran, 16 peserta ganda campuran yang lolos ke Olimpiade 2020, terdiri dari 15 kombinasi terbaik yang pernah lolos di nomor tunggal, maupun ganda dan satu wakil tuan rumah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here