Atlet BMX Tim Indonesia Masih Punya Peluang Lolos Ke Olimpiade 2020

0
Sumber Gambar: https://www.mainsepeda.com/

Kabar penuh optimisme dihembuskan dari cabang olahraga blapn sepeda di tengah berita penundaan Olimpiade Tokyo 2021 ke tahun depan akibat pandemi covid-19. Setelah salah satu nomor dari balap sepeda, BMX hampir dipastikan masih memiliki peluang besar untuk bisa meraih tiket ke Tokyo.

Hal tersebut disampaikan oleh pelatih kepala Timnas balap sepeda Dadang Haries Poernomo.Menurutnya Tim Indonesia masih berpeluang meloloskan pebalap BMX ke Olimpiade Tokyo. Hanya untuk atlet nomor trek, masih harus menantikan keputusan dari Federasi Balap Sepeda Internasional (UCI).

“Peluang meloloskan pembalap BMX cukup besar karena masih banyak event-event babak kualifikasi olimpiade yang tertunda akibat wabah virus corona. Tetapi, peluang pembalap nomor track masih menunggu keputusan UCI,” kata Dadang, seperti dilansir dari Republika.

Dipaparkan Dadang, bahwa dengan ditundanya Olimpiade selama setahun, maka ada kemungkinan bahwa babak kualifikasi untuk balap sepeda, waktunya juga akan diperpanjang.

“Kami memang harus menunggunya. Apakah UCI akan tetap menggunakan poin setelah babak kualifikasi terakhir pada Kejuaraan Dunia di Berlin Februari lalu atau kembali menggelar babak kualifikasi olimpiade sehubungan mundurnya pelaksanaan Olimpiade Tokyo,” jelas Dadang. “Apalagi, World Cup 2021 yang selama ini menjadi ajang pengumpulan poin sudah dijadwalkan akan digelar Oktober mendatang.”

Sekarang, Timnas BMX Indonesia diperkuat oleh I Gusti Bagus Sahputra, Toni Syarifuddin, dan Rio Akbar menempati peringkat 19 dunia. Skuad Merah Putih, minimal harus masuk di rangking 11 dunia, untuk bisa mengunci tiket bisa berlaga di Olimpiade yang dijadwalkan diadakan 23 Juli 2021 mendatang.

Seharusnya, Tim BMX Indonesia menjalani empat seri balapan yang diadakan di Tanah Air, yaitu Kejuaraan Asia BMX, Kejuaraan BMX C-1 Jakarta, BMX C-1 serta Hors Class yang diadakan di Banyuwangi. Tapi rangkaian kejuaraan tersebut harus ditunda karena pandemi global covid-19.

Bukan hanya di Tanah Air, Timnas BMX sebenarnya juga dijadwal untuk tampil pada Piala Dunia BMX di Amerika Serikat dan Argentina pada Mei 2020, BMX World Championship Juni 2020, dan BMX C-1 World Cup di Amerika Serikat.

“Tadinya kami berharap tim BMX Indonesia bisa lolos dari empat seri ini (Indonesia), tetapi semuanya batal dilaksanakan. Begitu juga event yang di Amerika Serikat dan Argentina yang belum tentu terlaksana karena virus corona. Jadi, kami masih menunggu perkembangan dari UCI,” jelas Dadang.

Meskipun pandemi covid-19 masih melanda, pelatnas balap sepeda yang diproyeksikan untuk Olimpiade Tokyo masih terus berjalan dengan berpedoman kepada protokol kesehatan yang direkomendasikan WHO.

Sebagai pusat latihan, PB ISSI mempusatkannya di dua daerah di Jawa Timur. Yaitu nomor BMX di Banyuwangi, dan untuk nomor trek di Kota Malang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here