Asian Track Championship Jadi Modal Berharga SEA Games

0
(Sumber: pontianak.tribunnews.com)

Kabar gembira hadir dari cabang olahraga balap sepeda. Salah satu putra terbaik Indonesia, Bernard Benyamin van Aert sukses mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Jincheon Korea Selatan usai mendulang dua medali diajang Asian Track Championship. Hasil ini akan jadi modal berharga menuju SEA Games 2019.

Pembalab asal Kalimantan Barat tersebut mendulang medali dari nomor point race (medali perak) dan nomor scratch race (perunggu).

Bernard mengaku kerja kerasnya selama masa latihan terbayar tuntas dengan hasil ini. Ia pun mengaku gembira bisa mempersembahkan hasil terbaik untuk Ibu Pertiwi.

“Pencapaian saya salah satu sejarah untu balapan sepeda Indonesia di tingkat Asia. Untuk pertama kalinya mendapta medali di kelas elite,” paparnya.

Di nomor point race, Bernard berbagi podium dengan wakil tuan rumah Kim Eu-ro (emas) dan Roman Vassolenkov (perunggu) dari Kazakhstan. Sementara di nomor scratch race ia menjadi ketiga setelah diungguli wakil Hongkong, Mow Ching Yin (emas) dan wakil Kazakhstan Artyom Zakharov (perak).

Pemuda kelahiran Singkawang ini bertekad terus menorehkan prestasi dalam setiap kompetisi. Sehingga mampu menggemukan pundi-pundi poin UCI demi satu tiket ke Olimpiade 2020 Tokyo, Jepang.

“Saya akan terus berlatih dan berusaha keras agar dapat tiket kejuaran dunia tahun depan”

Pada Asian Track Championship di Jincheon Benrnard tidak sendiri. Ia dikirim bersama empat tim pembalab senior lainnya, yakni Crismonita Dwi Putri, Elga Kharisma Novanda, Puguh Admadi, dan Terry Yuda Kusuma. Sedangkan di kelas junior ada Angga Dwi Wahyu, Barley Octavian dan Mochammad Bintang Syawal.

Selain itu juga ada Muhammad Fadli Imamudin, pembalab para cycling yang mampu merebut emas dinomor (individual pursuit) 4000 meter dan medali perak 1000 meter.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here