Andini Prastika Percaya Diri Bawa Pulang Emas SEA Games

0
BolaSport.com

Rentetan hasil manis di sejumlah ajang kompetitif membuat Tiara Andini Prastika semakin percaya diri menatap gelaran SEA Games 2019 di Filipina November mendatang. Tak main-main gadis kelahiran Maret 1996 tersebut dengan mantap menyasar medali emas dari Downhill Putri.

Nama Tiara Andini Prastika memang sudah kondang dikalangan atlet sepeda gunung tanah air. Menginjak usia 20, Tiara sudah mampu menyabet medali perak pada PON Jawa Barat 2016 silam. Tak berhenti sampai disitu, putri pasangan Maruto Heru P. dan Dwi Geri Sucianti K. ini mampu menjadi kampiun di Indonesian Downhill 2017. Namanya kemudian semakin melejit usai menyumbagkan emas ketiga bagi Indonesia di ajang Asian Games 2018 lalu.

Terakhir gadis 23 tahun tersebut sukses menyabet juara umum 76 Indonesian Downhill 2019 katagori Women Elite. Dari tiga seri yang diperlombakan, Tiara selalu finis sebagai yang terdepan dengan catatan waktu yang mengesankan.

Seperti saat seri terakhir yang diselenggarakan di Jawa Tengah, tepatnya di Ternadi Bike Park Kudus. Disana Tiara menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 3 menit 55.60 detik. Raihan tersebut mengalahkan Ayu Triya Andiana yang juga menjadi salah satu atlet andalan di SEA games dengan 4 menit 10.077 detik.

Tak hanya di lintasan pacu, dominasi Tiara pun terlihat dari perolehan poin 76 Indonesian Downhill 2019. Tiga kemenangan sempurna yang ia ciptakan membuatnya kokoh dipuncak dengan 750 poin. Sementara Ayu yang berada diposisi kedua dengan torehan 542 poin.

“Setelah ini, tak ada lagi kejuaraan yang saya ikuti. Jadi, saya akan fokus mempersiapkan diri untuk SEA Games. Yang paling utama melatih fisik tapi saya juga harus memperbaiki skill. Jika fisik meningkat, teknik juga harus diprebaiki agar semuanya seimbang,” kata seperti dinukil dari Topskor.id.

Selain 76 Indonesian Downhill 2019, Tiara juga sempat turun mewakili Indonesia diajang Asian Mountain Bike Continental Championship yang diselenggarkan di Lebanon Juli lalu. Kala itu gadis asal Semarang ini harus puas berada diposisi ketiga usai kalah dari duo Thailand, Vipavee Deekaballes dan Siraphatson Chatkamnoed.

Ia mengakui pebalap-pebalap Thailand bakal menjadi saingan terberat. Namun kini ia lebih percaya diri karena sudah mengantongi kekuatan lawan.

“Tapi, kurang lebih saya jadi tahu kekuatan mereka,” imbuhnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here